Wirawan Trunodipo

Just Another Words for Press

SUKA DAN TIDAK SUKA

Posted by Teddy Wirawan Trunodipo pada Agustus 27, 2008

T. Wirawan Trunodipo

Yogyakarta : 21 Juli 2001

Hari ini kamu boleh memiliki rasa tidak suka tetapi hari esok kamu akan merasakan getaran rasa suka tersebut. Kamu akan merasakan perihnya mengiris yang sangat dalam seklai di hatimu dari rasa suka itu. Kamu akan mengeluh yang sangat dalam sekali hingga sendi-sendi batinmu terasa lolos satu per satu hilang entah ke mana.

Patut kamu sadari bahwa rasa sakit karena tumbuhnya rasa suka yang ada pada dirimu saat ini adalah sebagai akibat sikap tidak suka dan perbuatannmu di waktu lalu. Kamu biarkan rasa tidak suka menguasai dan menuntunmu kea rah jalan yang curam yaitu pengkerdilan hati nurani. Akibat dari perbuatan itu adalah kamu harus tertatih-tatih berjalan merangkak ke atas lembah harapamu dengan membawa rasa suka rasa suka yang baru saja kamu miliki. Sungguh berat saat ini kamu berjalan.

Setidaknya kamu menyadari sebelumnya bahwa rasa suka dan tidak suka itu bersaudara dan bersahabat kelihatan akrab hidup berdampingan saling mengasihi. Keduanya tidak bisa jauh satu dengan yang lain.

Dari kedua hal tersebut, kamu tidak bisa memiliki salah satu saja. Hal seperti ini dapat dimengerti ketika kamu merasakan salah satu darinya maka kamu juga merasakan yang ada di sisi lainnya. Karena keduanya saling berdampingan.

Ketika kamu merasakan salah satu hal tersebut saran yang paling baik adalah biarkanlah keduanya saling bersentuhan dalam batinmu, berinteraksi, dan berkomunikasi dengan kata-kata lembut dan halus juga bercakap-cakap dengan kasar yang tidak mudah kamu pahami.

Yang terpenting adalah cukuplah engkau memahaminya satu demi satu. Semakin dalam kamu memahaminya maka semakin mendewasakan dirimu dalam batin. Semakin engkau diguncangkan karena amukan keduanya maka semakin kamu menjadi tegar. Semakin dalam kamu ditenggelamkan karena badai yang besar maka kamu semakin rendah hati. Semakin gelap datangnya kabut hingga menutupi penglihatanmu maka semakin terang cahaya yang engkau peroleh. Semakin buta matamu hingga tidak bisa melihat sama sekali maka saat itu kamu diajari membaca kenyataan hidupmu dalam kegelapan itu untuk memperoleh pembebasan abadi. Sebab dalam kegelapan tersebut kamu aan terus mencari titik terang yang ada di keduanya.

3 Tanggapan to “SUKA DAN TIDAK SUKA”

  1. A-rien said

    sulit untuk di pahami antara rasa suka dan tidak suka ketika bercampur menjadi satu

  2. Prast said

    suka dan suka apakah memang benar tipis perbedaannya?

  3. Prast said

    suka dan tidak suka apakah memang benar tipis perbedaannya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: