Wirawan Trunodipo

Just Another Words for Press

2 MASALAH BESAR DALAM MEDITASI

Posted by Teddy Wirawan Trunodipo pada Juli 22, 2008

T. Wirawan Trunodipo

Semarang; 21 Juli 2008

Ketika seseorang melakukan pratek meditasi dalam kehidupan sehari-hari perlu dipahami bahwa ada dua masalah besar secara fisiologis yang harus diatasi. Masalah tersebut adalah (Low, Albert; 2004; 126),

1. Cara Duduk di Atas Bantal

Bagi seseorang yang baru belajar mendalami meditasi akan mengalami masalah tersebut. Kesulitan dalam penyesuaian kaki dan pantat dengan letak bantal sangatlah menggangu konsentrasi diri. Kebiasaan setiap hari bahwa lutut selalu lurus digunakan untuk berjalan mondar mandir ke sana ke mari maupun tertekuk 900 yang dipergunakan untuk duduk di atas kursi sangatlah berat. Kebiasaan nyaman dengan berjalan dan atau duduk yang setiap saat dilakukan akan berhenti pada saat meditasi dengan waktu yang tidak relatif panjang. Kenyamanan tersebut hilang ketika masuk dalam disiplin meditasi yang menekankan metode bersila.

Mengapa bersila? Tidak duduk di atas kursi atau berdiri atau tiduran? Sekedar pemahaman sederhana; bagi pemula yang sedang belajar meditasi belum bisa merasakan energi atau getaran-getaran yang ada dalam dirinya maupun di sekitarnya. Dalam tubuh manusia bagian bawah ada lubang yang kentara yaitu dubur dan bagian atas lubang yang tidak kentara yaitu ubun-ubun. Dua lubang tersebut bermanfaat sekali dalam pengambilan energi bumi dan energi langit lewat udara. Metode bersila sangat efektif untuk pemula yang mempelajari kedua energi tersebut guna diserap kedalam tubuh dan dikembangkan supaya simpul saraf tubuh dapat terbuka dengan baik.

Duduk bersila dan langsung bersentuhan dengan lantai adalah tidak mudah. Banyak masalah yang dihadapi yaitu: kedinginan, keseimbangan, penat, sakit, lelah, dan lain-lain maka solusi yang paling mudah dan membantu para pemula meditasi adalah menggunakan bantal. Sebenarnya cara ini kurang begitu baik untuk mendidik kedisiplinan diri.

2. Cara Supaya Betah

Setelah seseorang duduk di atas bantal dan merasakan kenyamanan maka masalah yang akan timbul adalah membuat nyaman serta betah untuk duduk berlamaan di atas bantal tersebut. Pekerjaan ini tidak semudah pemecahannya dengan persoalan yang pertama.

Kebetahan dalam situasi apa yang membuat seseorang dalam meditasi bertahan lama? Jawabannya sederhana; betah dalam segala suasana yang terjadi ketika kejadian-kejadian fisik maupun metafisik hadir pada keheningan meditasi. Mendengarkan dengan perasaan tentang hal-hal yang dikatakan oleh tubuh. Rasa lelah pada pinggang, rasa penat pada pantat, rasa kantuk pada kepala, rasa berat pada pundak, dan rasa-rasa lain yang dapat hadir sesuai dengan kodisi fisik maupun psikolis seseorang yang melakukan meditasi saat itu. Bagimana mendengarkan hal-hal yang timbul dengan perasaan? Jawabnya sederhana, ikuti saja alur yang hadir dengan perlahan dan pasti. Ikuti rasa sakit, penat, berat, kantuk, dll dengan senang hati dengan demikian kebetahan akan tercipta.

Kebetahan tersebut ditimbulkan dari dalam diri dan mau mengembangkan menjadi sebuah aktivitas yang menarik selama meditasi. Pada awalnya mengalami banyak persoalan dan pergulatan hati atas ketidaknyamanan yang terjadi tetapi jika seseorang yang sedang meditasi mau merendahkan diri dan masuk kedalam keadaan yang tidak nyaman dan memaknai ketidakkenyamanan ini adalah sebuah proses untuk masuk ke pintu energi tubuh. Menghilangkan ketidaknyamanan dan menciptakan kenyamanan merupakan awal dari kesuksesan dalam meditasi.

DAFTAR PUSTAKA

Butler, Miranda J; The Power of Sixth Sense – Menggali Kekuatan Intuisi; Cakrawala; Jakarta; 2004

Low, Albert; Zen meditation; Saujana; Yogyakarta; 2004

4 Tanggapan to “2 MASALAH BESAR DALAM MEDITASI”

  1. A-rien said

    masih sering meditasi ya?
    kalau masih rutin,bagus lah
    au sendiri sudah jarang melakukannya

    bagus sekali jika mau mmbagikan kepada orang la

  2. Prastowo said

    bagaimana bisa bermeditasi dengan baik supaya tidak ngantuk?

  3. ayuningtyas said

    ajarin meditasi ya…..
    on line juga boleh kok

    tanks

  4. haruning said

    Tolong berikan contoh-contoh bentuk meditasi?
    Bagaimana bermeditasi yang baik supaya tidak tertidur?
    Bagiamana memperhatikan gambaran-gambaran dalam meditasi?

    Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: