Wirawan Trunodipo

Just Another Words for Press

MENEMUKAN TALENTA INDAH

Posted by Teddy Wirawan Trunodipo pada Juli 2, 2008

Aku sendiri mengalaminya bertahun-tahun sampai aku menemukan bahwa ada kelaparan besar di hati banyak orang muda. Mereka rindu akan kehadiran Yesus secara pribadi. Mereka sesungguhnya mencari “ sesuatu “ untuk mengisi kekosongan hati mereka. Sayangnya sangat sedikit orang yang memahami pergulatan batin mereka dan mengarahkan pada pilihan hidup membiara. Akibatnya banyak kaum muda belum menemukan jalan keselamatan ini. Kendati mereka memilih talenta indah yang dapat dipersembahkan pada Allah.

– Majalah Utusan No. 2 th ke-49 hal 61 bulan Februari 1999 –

(Our Heart Full of Law halaman 138 – 140)

6 Tanggapan to “MENEMUKAN TALENTA INDAH”

  1. A-rien said

    hay,
    ke seminari-nya serius ya?

    met’ berjuang menemukan panggilan hidup membiara

    good luck you

  2. teddy wirawan said

    he…he…he…
    masih ingat too cita-citaku dulu

  3. Prastowo said

    mas, apakah dengan membiara dapat dikatakan mengisi kekosongan hati atau malah sebagai pelariam patah hati?

  4. ayuningtyas said

    apa sih enaknya hidup membiara?
    kan…..banyak sindiran kalo di biara pada mesum
    juga pada nyimpen buku, foto, film porno

    apa tidak munafik?

  5. teddy wirawan said

    susah ya, menjelaskannya

    panggilan hidup manusia ada 3: menikah, membiara, membujang
    ketiganya berawal dari hati yang kosong dan mengisinya dengan kegiatan atau aktivitas yang sesuai hatinya. alasan memilih asalah satu dari ketiganya adalah pengaaman pribadi masing-masing dengan mendengrakan pangglan hatinya ketika dalam doa dan mati raga

    tampaknya seperti itu,
    bisa ditanyakan ke orang lain yang lebih mngerti secara mendalam, khususnya mereka yang telah menemukan jawaban dari panggilan hati tersebut

    terimakasih ya komentarnya
    salam buat teman-teman anda yang ingin berdiskusi dengan saya

  6. sarwani said

    denger-denger mau ke seminari?
    denger-denger mau menikah?
    denger-denger pula, kamu putus sama pacarmu?

    pacarmu yang mana?

    seingatku kamu,
    tidak pernah pacaran.

    yang mana dab?

    kalau mau ke seminari,
    ku tunggu di tempat karya
    indah dan menyenangkan tempatnya
    pasti kamu suka

    tempat yang lagi konflik dan penuh masalah: politik, budaya, sosial, interfensi luar negeri, dll

    benar-benar tantangan besar
    aku menunggumu sahabat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: