<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Wirawan Trunodipo</title>
	<atom:link href="http://teddywirawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://teddywirawan.wordpress.com</link>
	<description>Just Another Words for Press</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 02:46:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='teddywirawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/c3629a941b3cf2714dfaf29a6706c4cd?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Wirawan Trunodipo</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://teddywirawan.wordpress.com/osd.xml" title="Wirawan Trunodipo" />
	<atom:link rel='hub' href='http://teddywirawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>INVESTASI EMAS &#8211; SEBAGAI INSTRUMEN INVESTOR</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2012/01/11/investasi-emas-sebagai-instrumen-investor/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2012/01/11/investasi-emas-sebagai-instrumen-investor/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 05:33:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[EMAS BATANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[EMAS LOGAM MULIA]]></category>
		<category><![CDATA[INVESTASI EMAS]]></category>
		<category><![CDATA[KOMPONEN INVESTASI]]></category>
		<category><![CDATA[PASAR EMAS]]></category>
		<category><![CDATA[PASAR INTERNASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[PASAR NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[PERDAGANGAN EMAS]]></category>
		<category><![CDATA[SISTEM STANDAR EMAS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=716</guid>
		<description><![CDATA[INVESTASI EMAS &#8211; Sebagai Instrumen Investor dirangkum oleh Teddy Wirawan Trunodipo dalam rangka pembelajaran tentang investasi Emas adalah pengukur modal dan dimensi kekayaan yang paling tua dan efektif. Logam mulia lainnya digunakan untuk tujuan yang sama. Generasi saling menggantikan dan emas sebagai tolak ukur setara dan pada saat yang sama sebagai fasilitas pembayaran dan komoditas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=716&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;" align="center">INVESTASI EMAS &#8211; Sebagai Instrumen Investor dirangkum oleh Teddy Wirawan Trunodipo dalam rangka pembelajaran tentang investasi</p>
<p style="text-align:left;" align="center">Emas adalah pengukur modal dan dimensi kekayaan yang paling tua dan efektif. Logam mulia lainnya digunakan untuk tujuan yang sama. Generasi saling menggantikan dan emas sebagai tolak ukur setara dan pada saat yang sama sebagai fasilitas pembayaran dan komoditas bagi semua orang. Sistem &#8220;standar emas&#8221; membuat pengaruh yang besar pada perkembangan ekonomi dunia di abad XIX-XX. Batasan nasional surut menghadapi emas dan menjadikan emas sebagai sistim mata uang utama dunia era 70an abad ke XX, karena transaksi logam mulia ini berada dalam pengawasan yang ketat. Hampir semua transaksi dilakukan pada tingkat otoritas moneter negara dan lembaga keuangan internasional.</p>
<p style="text-align:left;" align="center"><span id="more-716"></span></p>
<p style="text-align:left;" align="center">Saat ini hampir semua minat orang bisa memiliki akses ke pasar emas dunia dan menginvestasikan dana untuk logam mulia ini. Selain itu, emas mungkin tidak hanya sebagai beban mati, melainkan juga persentase deposito. Anda dapat menggunakan emas dalam transaksi forward, yang memberikan keuntungan yang nyata. Ini sangat efektif untuk berinvestasi emas dalam periode krisis, ketika instrumen investasi lain tidak dapat memberikan hasil yang sama.</p>
<p>Namun, sebagai akibat dari kontradiksi di dalam sistem terjadi perubahan kualitatif dan kurs mata uang menjadi mengambang. Akibatnya peran emas berubah, hukum itu tidak termasuk dalam perputaran mata uang dunia. Liberalisasi transaksi emas mulai terjadi, hak-hak individu untuk secara fisik memiliki logam meluas. Pasar logam mulia itu berubah, bukan hanya struktur pasar telah diubah tetapi juga anggotanya dan spektrum transaksi. Saat ini emas bukan fasilitas pembayaran yang lebih, tetapi hal ini tidak meninggalkan sistem hubungan ekonomi. Hari ini pasar emas dunia merupakan kombinasi dari pasar internal dan internasional, yang hampir tidak di bawah kendali pemerintah. Semua ini menjamin perdagangan global 24 jam tidak hanya untuk logam mulia tetapi juga instrumen lainnya.</p>
<p>Struktur permintaan di pasar dunia untuk nominal emas dapat dibagi menjadi 3 sektor: penimbunan di semua tingkat, industri dan konsumsi dalam negeri, operasi spekulatif. Penawaran terdiri dari logam mulia, swasta dan cadangan pemerintah, proses pengolahan bahan baku sekunder (emas) dan lalu lintas ilegal.</p>
<p>Sumber daya utama yang ditawarkan adalah produsen emas, pembeli utama &#8211; mereka yang menggunakannya untuk keperluan industri. Keduanya muncul di pasar tidak teratur karena faktor-faktor yang berbeda. Namun, kami akan mengangkat dan meresesi pasar logam mulia dipasar nanti.</p>
<p><strong>Pasar Emas.</strong></p>
<ol>
<li><strong>Pasar Emas Internasional</strong> &#8211; terletak di kota-kota seperti Zurich, Hong-Kong, London, New York, Dubai. Permintaan tinggi mengangkat peran serta dari pasar. Mereka biasanya bank-bank besar dan perusahaan khusus, yang memiliki reputasi baik dan credit standing. Kemungkinan dari gambaran transaksi pada pasar internasional agak luas. Tidak ada pajak dan kontrol bea cukai. Transaksi besar dengan logam mulia berlangsung 24 jam sehari, yang memberi jaringan yang luas bagi klien. Semua peraturan dibuat oleh pelaku pasar.</li>
<li><strong>Internal Pasar Emas</strong> – adalah pasar dari satu atau beberapa negara kebanyakan yang difokuskan pada investor lokal. Mereka terbagi menjadi pasar bebas dan pasar yg diatur. Pasar bebas adalah kebanyakan semua pasar Eropa &#8211; misalnya, di Milan, Paris, Amsterdam, Frankfurt. Pasar yang diatur &#8211; pasar sebagian besar negara-negara Dunia Ketiga. Dalam pasar internal kebanyakan kesepakatan dibuat dengan batang-batang kecil dan koin, yang berarti pembayaran &#8211; mata uang asli.</li>
<li><strong>Black Markets</strong> – beberapa pasar di benua Asia. Keberadaan mereka terhubung dengan batas pemerintah yang besar pada transaksi dengan emas. Black market tinggal di paralel dengan pasar yang tertutup. Pasar tertutup &#8211; bentuk pasar internal dengan organisasi radikal, di mana impor dan ekspor emas dilarang dan karena pajak perdagangan logam mulia tidak benar-benar menguntungkan.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber</p>
<p><a href="http://instaforex.com/">http://instaforex.com</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/18177205/INVESTASIEMAS-SebagaiKomponenInvestor.rtf.html" target="_blank">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/716/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/716/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/716/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=716&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2012/01/11/investasi-emas-sebagai-instrumen-investor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>POTENSI MUNDURNYA SEORANG WIRAUSAHA</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2012/01/07/potensi-mundurnya-seorang-wirausaha/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2012/01/07/potensi-mundurnya-seorang-wirausaha/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2012 06:32:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[DEMOGRAFI PASAR]]></category>
		<category><![CDATA[GAGAL BERWIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[KUALITAS HIDUP]]></category>
		<category><![CDATA[MODAL INVESTASI]]></category>
		<category><![CDATA[PERILAKU KONSUMEN]]></category>
		<category><![CDATA[PESAING BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[POTENSI GAGAL WIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[WIRAUSAHA GAGAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[Seseorang yang menjalankan usaha akan mencapai keberhasilan atau malah mengalamai kegagalan. Keberhasilan dan kegagalan dalam berwirausaha adalah bagian dari perjalanan berwirausaha. Semua potensi diri dikerahkan dalam mencapai keberhasilan usaha tetapi ada beberapa faktor membuat gagal dalam menjalankan usaha tersebut. Faktor tersebut bersangat berpotensi yang membuat seseorang mundur dari wirausaha, potensi-potensi itu adalah, 1. Pendapatan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=706&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seseorang yang menjalankan usaha akan mencapai keberhasilan atau malah mengalamai kegagalan. Keberhasilan dan kegagalan dalam berwirausaha adalah bagian dari perjalanan berwirausaha. Semua potensi diri dikerahkan dalam mencapai keberhasilan usaha tetapi ada beberapa faktor membuat gagal dalam menjalankan usaha tersebut. Faktor tersebut bersangat berpotensi yang membuat seseorang mundur dari wirausaha, potensi-potensi itu adalah,</p>
<p><span id="more-706"></span></p>
<p>1. Pendapatan yang tidak menentu. Pendapatan di dunia usaha tidak selalu terus menerus ada. Hal ini dikarenakan order yang diterima tidak selalu rutin artinya kadang ada dan kadang tidak ada. Kesulitan order disebabkan banyaknya pesaing, sulitnya memenuhi keinginan konsumen (bentuk, jumlah, waktu pembuatan, pembayaran). Kesulitan order juga dipengaruhi oleh kemampuan untuk memperoleh peluang pendapatan yang ada di dunia usaha. Kemampuan ini sangat tergantung pada kemampuan wirausaha dalam menganalisis pasar yang meliputi aspek-aspek,</p>
<p>a. Kemampuan untuk menganalisis demografi pasar, yaitu kemampuan untuk melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama dan pendidikan. Bagi wirausahawan yang tidak mampu menganalisis demografi pasar akan membuat dirinya sulit membaca keinginan dan minat para konsumen pada saat ini. Wirausahawan yang kesulitan membaca demografi pasar akan melakukan pembelian barang untuk stok yang belum tentu akan cepat terjual begitu pula sebaliknya jika dia memproduksi barang maka dia akan memproduksi barang yang akhirnya akan menjadi produk stok dan tidak tahu kapan akan terjual.<br />
b. Kemampuan untuk menganalisis sifat serta tingkah laku pesaing, yaitu kemampuan memandang yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan dalam rangka mengenal tingkah laku dari pesaing. Sifat dan tingkah laku pesaing ini meliputi: bagaimana mereka mengatur strategi penjualan, bagaimana mereka membuat konsumen selalu mengarah pada pilihan produknya, bagaimana mereka mengatur jumlah produksi dan stok dalam rangka mengendalikan pemasaran. Jika seorang wirausahawan tidak mampu menganalisis sifat dan tingkah laku pesaing maka akan kesulitan dalam menghadapi penjualan produk mereka.<br />
c. Kemampuan untuk menganalisis keunggulan bersaing pesaing, yaitu kemampuan melihat keunggulan yang dimiliki pesaing yang berhubungan dengan produk, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, kemampuan memperoleh suplier yang lebih murah. Apabila seorang wirausahawan tidak mampu melihat keunggulan pesaing maka dia akan jatuh dengan kelemahan yang dia benturkan dengan keunggulan yang dimiliki oleh pesaingnya. Dengan demikian akan memepercepat wirausahawan tersebut gulung tikar.<br />
d. Kemampuan untuk menganalisis kevakuman pesaing yang dianggap dapat menciptakan peluang usaha baru, yaitu kemampuan melihat pesaing yang dalam posisi diam tidak melakukan aktivitas di pasar. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pesaing tersebut melakukan kegiatan yang selama ini tidak terlihat. Kevakumam ini bisa diartikan bahwa pesaing tersebut tidak bangkrut tetapi sedang menyiapkan sebuah produk baru dalam rangka mendobrak pasar. Apabila seorang wirausaha yang sedang menjalani bisnis dan sangat lancar dalam pemasaran dan produktifitasnya bila tidak mampu melihat kevakuman pesaing dan pesaing tersebut datang dangan konsep produk dan pemasaran yang baru dan jitu maka akan membuat wirausahwan tersebut kalah dengan pesaing yang vakum tersebut. Selain itu bidang yang telah ditekuni oleh pesaing yang telah vakum apabila tidak dimanfaatkan untuk prospek penjualan dan produk baru maka akan direbut oleh pesaing yang lain. Dengan demikian kesempatan memperoleh peluang bisnis akan gagal diperoleh dan akhirnya wirausahawn tersebut gagal memperoleh peluang penghasilan.</p>
<p>2. Kerugian akibat hilangnya modal investasi. Pemasukan usaha yang tidak sama dengan pengeluaran usaha menimbulkan kerugian. kerugian yang semakin meningkat akan mambuat modal berkurang dan memperbesar utang usaha. Berkurangnya modal, semakin besarnya utang, dan akhirnya tidak mampu membayar utang maka membuat hilangnya modal usaha. Hilangnya modal usaha berakibat fatal pada berhentinya usaha.</p>
<p>3. Ketidakmampuan menyesuaikan diri terhadap nilai-nilai usaha di dalam masyarakat. Nilai-nilai usaha di dalam masyarakat terbentuk secara tidak langsung dikarenakan factor psikologis, adat, dan budaya masyarakat. Masyarakat yang sangat kuat memegang peranan adat dan budaya akan sulit dimasuki dengan produk-produk yang berlawanan bahkan merubah tatanan adat dan budaya masyarakat. Nilai-nilai usaha di dalam masyarakat yang telah terbentuk dengan sistem adat kekeluargaan dan gotong royong akan sulit dimasuki sistem baru yang bersifat usaha murni dan berorientasi pada keuntungan belaka.</p>
<p>4. Tidak mampu kerja keras dalam waktu yang lama. Berwirausaha adalah kegiatan yang membutuhkan kerja keras. Ketidakmampuan bekerja keras dalam menghadapi tantangan besar membuat pupus harapan memperoleh pendapatan dan kemajuan usaha. Order yang datang secara beruntun harus dikerjakan secara kerja keras supaya pendapat selalu ada. Jika order tidak pernah datang seharusnya mau bekerja keras untuk mencari order agar pendapatan selalu ada.</p>
<p>5. Kualitas kehidupan yang tetap rendah meskipun usahanya mantap. Kualitas kehidupan yang tetap rendah adalah suatu kondisi di mana keadaan ekonomi keluarga tetap di bawah kelayakan pada umumnya. Keadaan ekonomi keluarga yang rendah akan menggangu jalannya usaha karena pendapatan dan laba tidak dapat digunakan untuk mengembangkan usaha melainkan untuk memenuhi kebutuhan hidup rumah tangga. Apabila hal ini dilakukan terus-menerus sedangkan usahanya tetap mantap dan penghasilannya naik turun maka usaha yang dijalankan pasti runtuh.</p>
<p>Sumber<br />
<a href="http://bisnisukm.com">http://bisnisukm.com</a><br />
<a href="http://ghanoz2480.wordpress.com">http://ghanoz2480.wordpress.com</a><br />
<a href="http://ipan.web.id">http://ipan.web.id</a><br />
<a href="http://www.kesimpulan.com">http://www.kesimpulan.com</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/18121872/PotensiMundurnyaWirausahawan.rtf.html">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/706/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=706&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2012/01/07/potensi-mundurnya-seorang-wirausaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>M A S A L A H &#8211; Identifikasi dan Pemecahan</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2011/12/10/m-a-s-a-l-a-h-identifikasi-dan-pemecahan/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2011/12/10/m-a-s-a-l-a-h-identifikasi-dan-pemecahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 03:43:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[BERFIKIR DIVERGEN]]></category>
		<category><![CDATA[BERFIKIR KONVERGEN]]></category>
		<category><![CDATA[IDENTIFIKASI MASALAH]]></category>
		<category><![CDATA[PEMECAHAN MASALAH]]></category>
		<category><![CDATA[SEBAB MASALAH]]></category>
		<category><![CDATA[SOLUSI MASALAH]]></category>
		<category><![CDATA[SUMBER MASALAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=690</guid>
		<description><![CDATA[A. KERANGKA KERJA MEMECAHKAN MASALAH Kerangka kerja untuk memecahkan masalah menurut G. Polya (How to Solve IT, Edisi ke 2, Princeton University Press) Pemahaman Pada Masalah ( identifikasi dari tujuan ), langkah yang diambil adalah : Membaca persoalan dan meyakinkan diri bahwa telah memahami secara benar. Membuat diagram masalah. Mengidentifikasi nilai dan peringkat yang dibutuhkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=690&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A. KERANGKA KERJA MEMECAHKAN MASALAH<br />
Kerangka kerja untuk memecahkan masalah menurut G. Polya (How to Solve IT, Edisi ke 2, Princeton University Press)</p>
<p><span id="more-690"></span></p>
<ol>
<li>Pemahaman Pada Masalah ( identifikasi dari tujuan ), langkah yang diambil adalah : Membaca persoalan dan meyakinkan diri bahwa telah memahami secara benar. Membuat diagram masalah. Mengidentifikasi nilai dan peringkat yang dibutuhkan pada diagram masalah.</li>
<li>Membuat Rencana Pemecahan Masalah dengan cara mencari hubungan antara informasi yang diberikan dengan yang tidak diketahui, langkah yang bisa dilakukan adalah : Membuat sub masalah dengan mencermati hal-hal yang sudah dikenali. Mengenali pola masalah. Menggunakan analogi berpikir. Masukan sub masalah yang baru sebagai pembanding. Buatlah kasus baru yang hampir sama.</li>
<li>Melaksanakan Rencana, melaksanakan rencana yang tertuang pada langkah kedua. Dalam melaksananakan langkah ini jangan lupa memeriksa tiap langkah dalam rencana dan menuliskannya secara detail untuk memastikan bahwa tiap langkah sudah benar.</li>
<li>Lihatlah kembali dan kritisi hasilnya, lihatlah kelemahan dari solusi yang didapatkan ( seperti : ketidak konsistenan atau ambiguitas atau langkah yang tidak benar ).</li>
</ol>
<p>B. MEMBEDAKAN SEBUAH KETIDAKSEIMBANGAN TERHADAP MASALAH DAN YANG BUKAN MASALAH</p>
<ol>
<li>Masalah yang terjadi harus ditemukan sifat fleksibelnya.</li>
<li>Masalah mudah dipahami bahwa ketidakseimbangan tersebut ada arah ke penyelesaian dan mudah dipecahkan.</li>
<li>Masalah harus memuat equipment (untuk kontrol kondisi ataupun untuk mencatat ketepatan), alat, data, dan metode pemecahannya.</li>
<li>Masalah yang timbul menarik keingintahuan untuk diteliti dan memberi harapan kepada peneliti untuk menemukan jawaban ataupun menemukan masalah lain yang lebih penting dan lebih menarik.</li>
<li>Masalah yang terjadi harus ada batasan persoalannya</li>
</ol>
<p>C. IDENTIFIKASI MASALAH DAN MENCARI PENYEBABNYA<br />
Contoh Identifikasi Masalah<br />
1. Pengamatan terhadap Kehidupan Manusia<br />
Seorang Ahli Jiwa, menemukan masalah ketika melihat: a) Tingkah laku pekerja pabrik yang melakukan pencurian dalam pabrik, b) Tingkah laku berpacaran anak remaja yang menyimpang, c) Tingkah laku orang tua yang suka memukul anaknya. Penyebab adalah lemahnya norma dalam kehidupan manusia.</p>
<p>Seorang Ahli Ekonomi pertanian menemukan masalah tentang kualitas hasil pertanian yang kurang baik. Penyebanya adalah cara petani ketika mengerjakan sawah serta menyimpan hasil usaha pertaniannya yang tidak baik.</p>
<p>Seorang Dokter menemukan masalah ketika melihat: a) Penduduk mengambil air minum di sungai dan buang air besar di sungai, b) Banyak penduduk mempunyai kaki sebesar kaki gajah, c) Banyak masyarakat berobat ke paranormal. Penyebabnya adalah rendahnya kesadaran masayarakat tentang hidup sehat.</p>
<p>2. Pengamatan terhadap Alam Sekitar<br />
Ahli ilmu bintang memperoleh masalah pergeseran planet dari orbitnya ketika ia mengamati cakrawala. Penyebabnya adalah perubahan orbit planet pada rotasi dan revolusi.</p>
<p>Peneliti ilmu tanah menemukan masalah ketika ia secara langsung mengamati tanah gambut yang tidak bisa ditanami dengan baik. Penyebabnya adalah kerusakan tanah akibat zat kimia yang pernah mencemari tanah tersebut.</p>
<p>Seorang ahli penyakit tanaman menemukan masalah jenis hama baru. Penyebabnya adalah kesalahan ketika memberantas hama tanaman dengan obat kimia yang tidak tepat.</p>
<p>Seorang peneliti batu-batuan ingin mengetahui kandungan mineral batu-batu akik yang diburu oleh banyak orang. Penyebabnya adalah lemahnya religiusitas pada diri masyarakat.</p>
<p>D. BERPIKIR DALAM PEMECAHAN MASALAH<br />
BEPIKIR = Proses yang intens untuk memecahkan masalah degan menghubungkan satu hal degan yang lain</p>
<p>Model berpikir ada dua macam, yaitu :<br />
1. Berpikir Analitis = Berpikir Konvergen (melihat suatu permasalahan dan mengerucutkannya sehingga dapat ditemukan sebuah topik yang menarik untuk menuju jawaban yang tunggal)</p>
<p>Contoh dari berpikir konvergen yaitu Persoalan kriminalitas dalam masyarakat, pertanyaan yang dapat diturunkan dalam beberapa pertanyaan seperti ini, a) Apa saja fenomena yang ada di masyarakat? b)Apakah ada sebab external dari fenomena tersebut? Bagaimana proses fenomena itu terjadi? c)Apakah upaya untuk mencegah fenomena tersebut tidak terjadi lagi?  jawaban yang paling dasar adalah penanaman nilai-nilai budi pekerti yang kuat ke dalam tiap pribadi</p>
<p>2. Berpikir Kreatif = Berpikir Divergen (Berpikir luas dengan menemukan hubungan-hubungan baru sehingga memperoleh lebih dari satu jawaban)</p>
<p>Contoh dari berpikir divergen yaitu kasus Bagaimana solusi untuk menghidupkan museum purbalaka? Pertanyaan ini juga dapat diturunkan dalam beberapa pertanyaan lain, a) Apa kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan museum itu? b) Apa upaya pengelola museum untuk meningkatkan jumlah pengunjungnya? c) Apa kendala dalam implementasi upaya pengelola museum? d) Apakah ada pihak swasta yang berupaya untuk melestarikan museum?.  jawabannya adalah : Membuat promosi yang gencar, upaya yang dilakukan adalah menambah barang koleksi dan membuat lingkungan bersih-nyaman-asri, kendala yang dihadapi yaitu dana, ada pihak swasta yang berminat untuk mengelola museum hanya terkendala di kebijakan pemerintah.</p>
<p>Daftar Pustaka<br />
<a href="http://bloomlaboratory.com">http://bloomlaboratory.com</a><br />
<a href="http://kangguru.wordpress.com">http://kangguru.wordpress.com</a><br />
<a href="http://sudarta.blogspot.com">http://sudarta.blogspot.com</a><br />
<a href="http://wirausahaindonesia.com">http://wirausahaindonesia.com</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/17764617/MASALAH-IdentifikasidanPemecahan.rtf.html">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/690/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=690&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2011/12/10/m-a-s-a-l-a-h-identifikasi-dan-pemecahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>M A S A L A H &#8211; Pengertian dan Hakekat</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2011/12/09/m-a-s-a-l-a-h-pengertian-dan-hakekat/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2011/12/09/m-a-s-a-l-a-h-pengertian-dan-hakekat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 03:55:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[DEFINISI MASALAH]]></category>
		<category><![CDATA[HAKEKAT MASALAH]]></category>
		<category><![CDATA[MASALAH DALAM WIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[PENGERTIAN MASALAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=684</guid>
		<description><![CDATA[A. PENGERTIAN MASALAH 1. Robert K. Merton mengartikan MASALAH sebagai ” ketidaksesuaian yang signifikan dan tidak diinginkan ” antara standar kebersamaan dan kondisi nyata. 2. Wikipedia bahasa Indonesia, mendefinisikan MASALAH yaitu (Inggris: problem) kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang bersumber dari hubungan antara dua faktor atau lebih yang menghasilkan situasi yang membingungkan. Dua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=684&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A. PENGERTIAN MASALAH<br />
1. Robert K. Merton mengartikan MASALAH sebagai ” ketidaksesuaian yang signifikan dan tidak diinginkan ” antara standar kebersamaan dan kondisi nyata.</p>
<p><span id="more-684"></span></p>
<p>2. Wikipedia bahasa Indonesia, mendefinisikan MASALAH yaitu (Inggris: problem) kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang bersumber dari hubungan antara dua faktor atau lebih yang menghasilkan situasi yang membingungkan.<br />
Dua factor tersebut adalah,<br />
a. Masalah biasanya dianggap sebagai suatu keadaan yang harus diselesaikan.<br />
b. Masalah disadari “ ada “ saat seorang individu menyadari keadaan yang ia hadapi tidak sesuai dengan keadaan yang ia inginkan.</p>
<p>B. HAKEKAT DARI MASALAH<br />
Menurut Akhmad Guntar<br />
1. Masalah adalah sebuah kesempatan untuk berkembang. Sebuah masalah bisa merupakan sebuah tendangan peluang, kesempatan untuk keluar dari stagnan, kebosanan atau status quo serta apapun yg dimaksudkan untuk membuat suatu kondisi jadi lebih baik. Perlu dicatat baik-baik bahwa yang disebut masalah tidaklah harus merupakan akibat dari kejadian buruk atau faktor eksternal.</p>
<p>Contoh di bidang industri adalah : Ada kendala dalam memperoleh supplier yang memiliki kualitas baik dan menawarkan harga relative lebih murah</p>
<p>2. Masalah adalah perbedaan antara kondisi sekarang dan kondisi yg diharapkan. Sebuah masalah bisa muncul berkat adanya pengetahuan atau pemikiran baru. Ketika seseorang tahu di mana posisi sekarang dan ke mana hendak menuju maka orang tersebut sudah punya sebuah masalah terkait bagaimana agar bisa sampai pada tujuan yg diharapkan.</p>
<p>Contoh di bidang industri adalah : Perjanjian order penjualan dengan konsumen yang tanggal penyelesaian tidak seperti yang diharapkan sebelumnya.</p>
<p>3. Masalah adalah hasil dari kesadaran bahwa kondisi yg sekarang terjadi belumlah sempurna dan keyakinan bahwa masa depan bisa dibuat jadi lebih baik. Keyakinan bahwa harapan bisa tercapai akan membuat seseorang memiliki sasaran untuk masa depan yang lebih baik. Harapan membuat diri sendiri merasa tertantang dan tantangan semacam ini juga layak juga disebut sebagai masalah.</p>
<p>Contoh di bidang industri adalah : Kualitas produk yang diterima oleh konsumen belum sesuai dengan permintaan konsumen.</p>
<p>Daftar Pustaka<br />
<a title="AKHMADSUDRAJAT" href="http://akhmadsudrajat.wordpress.com/" target="_blank">http://akhmadsudrajat.wordpress.com</a><br />
<a title="BLOOMLABORATORY" href="http://bloomlaboratory.com/" target="_blank">http://bloomlaboratory.com </a><br />
<a title="WIKIPEDIAINDONESIA" href="http://id.wikipedia.org" target="_blank">http://id.wikipedia.org</a><br />
<a title="KANGGURU" href="http://kangguru.wordpress.com/" target="_blank">http://kangguru.wordpress.com</a><br />
<a title="SUDARTA" href="http://sudarta.blogspot.com/" target="_blank">http://sudarta.blogspot.com</a><br />
<a title="WIRAUSAHAINDONESIA" href="http://wirausahaindonesia.com/" target="_blank">http://wirausahaindonesia.com</a></p>
<p style="text-align:center;"><a title="MATERI MASALAH" href="http://www.ziddu.com/download/17745937/MASALAH-PengertiandanHakekat.rtf.html" target="_blank">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/684/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=684&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2011/12/09/m-a-s-a-l-a-h-pengertian-dan-hakekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MODAL KERJA DALAM BERWIRAUSAHA</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/11/27/modal-kerja-dalam-berwirausaha/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/11/27/modal-kerja-dalam-berwirausaha/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 07:11:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[DEFINISI MODAL KERJA]]></category>
		<category><![CDATA[JENIS MODAL BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[MODAL BERWIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[MODAL BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[MODAL KERJA PERUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[PENGELOLAAN MODAL BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[SUMBER MODAL BISNIS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=673</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian dari modal kerja Bambang Riyanto (1995:7), mengemukakan 3 (tiga) konsep pengertian modal kerja yaitu : 1. Konsep kuantitatif Sebuah konsep yang menitikberatkan pada kuantitas dana yang tertanam dalam unsur-unsur aktiva lancar dan aktiva ini merupakan aktiva sekali berputar kembali dalam bentuk semula atau dana yang tertanam dalam aktiva akan dapat bebas lagi dalam jangka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=673&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Pengertian dari modal kerja<br />
Bambang Riyanto (1995:7), mengemukakan 3 (tiga) konsep pengertian modal kerja yaitu :<br />
1.	Konsep kuantitatif<br />
Sebuah konsep yang menitikberatkan pada kuantitas dana yang tertanam dalam unsur-unsur aktiva lancar dan aktiva ini merupakan aktiva sekali berputar kembali dalam bentuk semula atau dana yang tertanam dalam aktiva akan dapat bebas lagi dalam jangka pendek.</p>
<p><span id="more-673"></span>2.	Konsep kualitatif<br />
Sebuah konsep modal kerja yang dikaitkan dengan besarnya jumlah hutang lancar atau hutang yang segera harus dibayar. Jadi modal kerja menurut konsep ini adalah sebagian aktiva lancar yang benar-benar dapat digunakan untuk membiayai operasi perusahaan tanpa mengganggu likuiditasnya, yaitu yang merupakan kelebihan aktiva lancar diatas hutang lancarnya.</p>
<p>3.	Konsep fungsional<br />
Sebuah konsep yang menitik beratkan pada fungsi dana dalam menghasilkan pendapatan. Setiap dana yang digunakan dalam perusahaan adalah dimaksudkan untuk menghasilkan pendapatan.</p>
<p>Dari uraian tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa modal kerja adalah harta yang dimiliki perusahaan yang dipergunakan untuk menjalankan kegiatan usaha atau membiayai operasional perusahaan tanpa mengorbankan aktiva yang lain dengan tujuan memperoleh laba yang optimal.</p>
<p>Jenis Modal Kerja<br />
Menurut WB. Taylor dan Bambang Rianto (1990:54-55) Modal Kerja digolongkan dalam beberapa jenis yaitu :<br />
1.	Modal Kerja Permanen (Permanent Working Capital)<br />
Yaitu modal kerja yang ada pada perusahaan untuk dapat menjalankan fungsinya antara modal kerja ini terdiri dan :<br />
a.	Modal kerja primer (Primary Working Capital), jumlah modal kerja minimum yang harus ada pada perusahaan untuk menjaga kontinuitas usahanya.<br />
b.	Modal kerja normal (Normal Working Capital), modal kerja yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan proses produksi yang normal.</p>
<p>2.	Modal Kerja Variabel (Variable Working Capital)<br />
Yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan keadaan. Modal kerja ini dibagi:<br />
a.	Modal kerja musiman (Seasonal Working Capital) modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan oleh fluktuasi musim.<br />
b.	Modal kerja siklis (Cyclical Working Capita) modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan oleh fluktuasi konjungtur.<br />
c.	Modal kerja darurat (Emergency Working Capital) modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah karena keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya.</p>
<p>Sumber dari Modal Kerja<br />
1.	Sumber Internal<br />
Modal yang berasal dari sumber intern adalah modal atau dana yang di bentuk atau dihasilkan sendiri di dalam perusahaan. Sumber intern atau sumber dana yang dibentuk atau dihasilkan sendiri di dalam perusahaan adalah laba ditahan dan penyusutan (depresiasi).</p>
<p>a.	Laba Ditahan<br />
Laba ditahan adalah laba bersih yang di simpan untuk diakumulasikan dalam suatu bisnis setelah deviden dibayarkan. Juga di sebut laba yang tidak dibagikan (undistributed profits) atau surplus yang diperoleh (earned surplus).</p>
<p>b.	Depresiasi<br />
Depresiasi adalah alokasi jumlah suatu aktiva yang dapat disusutkan sepanjang masa manfaat yang di estimasi. Penyusutan untuk periode akuntansi dibebankan ke pendapatan baik secara langsung maupun tidak langsung.</p>
<p>Alasan perusahaan menggunakan sumbar dana internal yaitu:<br />
a.	Dengan dana dari dalam perusahaan maka perusahaan tidak mempunyai kewajiban untuk membayar bunga maupun dana yang di pakai.<br />
b.	Setiap saat tersedia jika diperlukan.<br />
c.	Dana yang tersedia sebagian besar telah memenuhi kebutuhan dana perusahaan.<br />
d.	Biaya pemakaian relatif murah”.</p>
<p>2.	Sumber Eksternal<br />
Modal yang berasal dari sumber ekstern adalah sumber yang berasal dari luar perusahaan. Yang merupakan sumber ekstern perusahaan adalah supplier, bank dan pasar modal.</p>
<p>a.	Supplier<br />
Supplier memberikan dana kepada suatu perusahaan dalam bentuk penjualan barang secara kredit, baik untuk jangka pendek (kurang dari 1 tahun), maupun jangka menengah (lebih dari 1 tahun dan kurang dari 10 tahun). Penjualan kredit atau barang dengan jangka waktu pembayaran kurang dari satu tahun terjadi pada penjualan barang dagang dan bahan mentah oleh supplier kepada langganan. Supplier atau manufaktur (pabrik) sering pula menjual mesin atau peralatan lain hasil produksinya kepada suatu perusahaan yang menggunakan mesin atau peralatan tersebut dalam jangka waktu pembayaran 5 sampai 10 tahun.</p>
<p>b.	Bank<br />
Bank adalah lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan (financial intermediary) antara pihak yang memiliki dana, serta sebagai lembaga yang berfungsi memperlancar lalulintas pembayaran.</p>
<p>c.	Pasar Modal<br />
Pasar modal adalah suatu pengertian abstrak yang mempertemukan dua kelompok yang saling berhadapan tetapi yang kepentingannya saling mengisi, yaitu calon pemodal (investor) di suatu pihak dan emiten yang membutuhkan dana jangka menengah atau jangka panjang di lain pihak, atau dengan kata lain adalah tempat (dalam artian abstrak) bertemunya penawaran dan permintaan dana jangka menengah atau jangka panjang. Dimaksudkan dengan pemodal adalah perorangan atau lembaga yang menanamkan dananya dalam efek, sedangkan emiten adalah perusahaan yang menerbitkan efek untuk ditawarkan kepada masyarakat. Fungsi dari pasar modal adalah mengalokasikan secara efisien arus dana dari unit ekonomi yang mempunyai surplus tabungan kepada unit ekonomi yang mempunyai defisit tabungan.</p>
<p>Alasan perusahaan menggunakan sumber dana eksternal adalah:<br />
a.	Jumlah dana yang digunakan tidak terbatas.<br />
b.	Dapat di cari dari berbagai sumber.<br />
c.	Dapat bersifat fleksibel.</p>
<p>Manfaat Pengelolaan Modal Kerja<br />
1.	Melindungi perusahaan terhadap krisis modal kerja karena turunnya nilai dari aktiva lancar.<br />
2.	Memungkinkan untuk dapat membayar semua kewajiban-kewajiban tepat pada waktunya.<br />
3.	Menjamin dimilikinya kredit standing perusahaan semakin besar dan memungkinkan bagi perusahaan untuk dapat menghadapi bahaya-bahaya atau kesulitan keuangan yang mungkin terjadi.<br />
4.	Memungkinkan untuk memiliki persediaan dalam jumlah yang cukup untuk melayani konsumen<br />
5.	Memungkinkan bagi perusahaan untuk memberikan syarat kredit yang lebih menguntungkan kepada para langganannya.<br />
6.	Memungkinkan bagi perusahaan untuk dapat beroperasi dengan lebih efisien karena tidak ada kesulitan untuk memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan.<br />
7.	Laporan modal kerja akan sangat berguna bagi management untuk mengadakan pengawasan terhadap modal kerja</p>
<p>Faktor Yang Mempengaruhi Modal Kerja :<br />
Menurut Hampton (1989:180) perusahaan membutuhkan modal kerja ditentukan oleh 4 faktor:<br />
1.	Volume Penjualan, Perusahaan membutuhkan modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional pada saat terjadi peningkatan penjualan.<br />
2.	Faktor Musim dan Siklus, Fluktuasi dalam penjualan yang disebabkan oleh faktor musim dan siklus akan mempengaruhi kebutuhan akan modal kerja.<br />
3.	Perubahan dalam Teknologi, Jika terjadi pengembangan teknologi maka akan berhubungan dengan proses produksi dan akan membawa dampak terhadap kebutuhan akan modal kerja</p>
<p>DAFTAR PUSTAKA<br />
<a href="http://ilmumanajemen.wordpress.com">http://ilmumanajemen.wordpress.com</a><br />
<a href="http://jurnal-sdm.blogspot.com">http://jurnal-sdm.blogspot.com</a><br />
<a href="http://yudishtira.blogspot.com">http://yudishtira.blogspot.com</a><br />
Laily Faizia Ulfa, S.E, M.M.</p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12717313/MateriAjar-ModalKerjadalamBerwirausaha.rtf.html"><br />
</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/12717313/MateriAjar-ModalKerjadalamBerwirausaha.rtf.html">DOWNLOAD DI SINI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/673/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/673/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/673/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=673&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/11/27/modal-kerja-dalam-berwirausaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>55 PELUANG BISNIS INDUSTRI KAYU</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/10/27/55-peluang-bisnis-industri-kayu/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/10/27/55-peluang-bisnis-industri-kayu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 04:29:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[BISNIS HANDYCRAFT]]></category>
		<category><![CDATA[BISNIS KAYU LAPIS]]></category>
		<category><![CDATA[BISNIS MEBEL]]></category>
		<category><![CDATA[BISNIS VEENER]]></category>
		<category><![CDATA[PELUANG BISNIS INDUSTRI KAYU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=669</guid>
		<description><![CDATA[Sektor Industri Kayu merupakan peluang bisnis yang memiliki usia bisnis tidak akan pernah berhenti. Industri kayu adalah salah satu sektor bisnis yang membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi semakin tinggi karena pendapatan devisa dari transaksi ekspor dan impor yang terjadi. Selain itu industri kayu juga menghadirkan banyak investor asing seperti investor dari Itali, Amerika, Swis, Jerman, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=669&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sektor Industri Kayu merupakan peluang bisnis yang memiliki usia bisnis tidak akan pernah berhenti. Industri kayu adalah salah satu sektor bisnis yang membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi semakin tinggi karena pendapatan devisa dari transaksi ekspor dan impor yang terjadi. Selain itu industri kayu juga menghadirkan banyak investor asing seperti investor dari Itali, Amerika, Swis, Jerman, Jepang, Korea, Cina yang berinvestasi hampir di seluruh wilayah Indonesia.</p>
<p><span id="more-669"></span>Untuk mengenal peluang bisnis di sektor industri kayu maka Saya uraikan beberapa peluang bisnis yang dapat dikembangkan dari sektor industri kayu. Semoga uraian ini dapat membantu Anda untuk membuka usaha di sektor industri kayu. Apabila Anda berminat dengan artikel ini dan ingin memilikinya silahkan klik kata DOWNLOAD yang tercetak tebal pada akhir tulisan artikel ini. Salam sukses berbisnis di sektor industri kayu dari saya, Teddy Wirawan Trunodipo.</p>
<p>1.      Manufaktur Mebel (Meja, Kursi, Almari, dan Tempat Tidur)<br />
2.      Manufaktur Woodcraft dan Handycraft<br />
3.      Manufaktur Pigura<br />
4.      Manufaktur Lis dan Profil<br />
5.      Manufaktur Kusen dan Pintu<br />
6.      Manufaktur Penyekat Ruangan<br />
7.      Manufaktur Flooring dan Decking<br />
8.      Trading Mebel (Proses Akhir dari Mebel)<br />
9.      Toko Mebel (Meja, Kursi, Almari, dan Tempat Tidur)<br />
10.    Toko Sovenir Kayu (Woodcraft, Handycraft dan mainan Anak-anak)<br />
11.    Toko Persewaan Mebel Perkawinan<br />
12.    Jasa Finishing Mebel (Meja, Kursi, Almari, dan Tempat Tidur)<br />
13.    Jasa Gambar Kerja dan Konstuksi Mebel<br />
14.    Jasa Desain Mebel (Meja, Kursi, Almari, dan Tempat Tidur)<br />
15.    Jasa Pembuatan dan Reparasi Jok / Bekleding (Busa dan Rotan)<br />
16.    Jasa Pengasahan Tools<br />
17.    Jasa Reparasi dan Perawatan Mesin<br />
18.    Jasa Proses Mesin<br />
19.    Jasa Pengolahan Kayu Log / Penggergajian Log<br />
20.    Jasa Asembling<br />
21.    Jasa Pengeringan Kayu<br />
22.    Konsultan Pabrik dan Manajemen Industri Kayu<br />
23.    Suplier Kayu Log<br />
24.    Suplier Mebel Mentah<br />
25.    Suplier Komponen Mebel (SOS)<br />
26.    Suplier Papan Masif<br />
27.    Suplier Kayu Lapis<br />
28.    Suplier Veener<br />
29.    Suplier Kelengkapan Mebel<br />
30.    Suplier Bahan Finishing<br />
31.    Suplier Amplas dan Gerinda<br />
32.    Suplier Busa dan Rotan<br />
33.    Suplier Kain Jok dan Kelengkapan Bekleding<br />
34.    Suplier Lem Satu Komponen dan Dua Kompenen<br />
35.    Suplier Tools<br />
36.    Suplier Mesin Industri Kayu<br />
37.    Penyedia Bibit Tanaman Kayu (Albazia, Jati, Nyatoh, Mahoni, dll)<br />
38.    Penyedia Lahan Penanaman Bibit Pohon Industri Kayu<br />
39.    Menanam Pohon Albazia<br />
40.    Menanam Pohon Kamper<br />
41.    Menanam Pohon Keruing<br />
42.    Menanam Pohon Mindi<br />
43.    Menanam Pohon Pinus<br />
44.    Menanam Pohon Kelapa<br />
45.    Menanam Pohon Merbau<br />
46.    Menanam Pohon Sonokeling<br />
47.    Menanam Pohon Jati Biasa<br />
48.    Menanam Pohon Jati Emas<br />
49.    Menanam Pohon Jati Putih<br />
50.    Menanam Pohon Jati Super<br />
51.    Menanam Pohon Mahoni<br />
52.    Menanam Pohon Nyatoh<br />
53.    Menanam Pohon Jabon<br />
54.    Membuat Buku-buku tentang Teknik Industri<br />
55.    Menerbitkan Tabloit tentang Industri Kayu</p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/12255937/PELUANGBISNISINDUSTRIKAYU.rtf.html"><br />
</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/12255937/PELUANGBISNISINDUSTRIKAYU.rtf.html">DOWNLOAD</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/669/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=669&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/10/27/55-peluang-bisnis-industri-kayu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KERANGKA BERPIKIR  TENTANG KEWIRAUSAHAAN</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/15/kerangka-berpikir-tentang-kewirausahaan/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/15/kerangka-berpikir-tentang-kewirausahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Sep 2010 05:39:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[KARAKTERISTIK WIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[KERANGKA BERFIKIR BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[KERANGKA BERFIKIR KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[PELUANG WIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[PERILAKU WIRAUSAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=664</guid>
		<description><![CDATA[Membaca tulisan Bapak Romi Satria Wahana di blognya yang berjudul “ 10 Kiat Menjadi Entrepreneur untuk Mahasiswa Lugu “ mengingatkanku pada pertanyaan seorang siswa yang mengalami kesulitan dalam membuat bisnis. Padahal kalau dicermati yang terjadi pada dirinya sangatlah mudah untuk membuka bisnis karena pada semester yang lalu saya mengajak dia untuk membuat bisnis pada Pelajaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=664&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca tulisan Bapak Romi Satria Wahana di blognya yang berjudul “ 10 Kiat Menjadi Entrepreneur untuk Mahasiswa Lugu  “ mengingatkanku pada pertanyaan seorang siswa yang mengalami kesulitan dalam membuat bisnis. Padahal kalau dicermati yang terjadi pada dirinya sangatlah mudah untuk membuka bisnis karena pada semester yang lalu saya mengajak dia untuk membuat bisnis pada Pelajaran Kewirusahaan. Anak itu sudah memulainya dengan membuat bisnis souvenir, sudah ada beberapa order yang diterimanya, dan sudah menyelesaikan order tersebut. Dia sudah bisa membaca momen-momen yang penting untuk memasarkan hasil karyanya seperti : Hari Valentine, Hari Lebaran, Hari Natal, Hari Imlek, dll</p>
<p><span id="more-664"></span>Memperhatikan kejadian tersebut ternyata untuk membuat sebuah usaha sangatlah sulit. Kalau mau diperhatikan sebenarnya letak kesulitan tersebut adalah pada diri kita yang kurang tajam mencermati situasi lingkungan dan diri kita sendiri. Akan saya uraikan dengan sederhana tentang Kerangka Berfikir Wirausaha yang pernah saya temukan di sebuah postingan pada sebuah blog, yang saya sendiri lupa mencatat alamat blog di artikel yang saya simpan. Uraian tersebut dapat dilihat di bawah ini.</p>
<p>POLA TANGGAPAN<br />
Yang dimaksud dengan pola tanggapan adalah bentuk atau kondisi pasar yang akan menerima segala jenis produk kita (barang/jasa). Pola tersebut dibagi menjadi dua yaitu,</p>
<p>1.	KARAKTERISTIK PERORANGAN adalah karakter yang melekat pada satu pribadi atau perseorangan yang memiliki daya tarik sendiri dan cukup berperan sangat besar dalam menciptakan selera produk yang ditawarkan. Karakter ini melekat pada jenis bahan, kualitas bahan, model dan bentuk tampilan, dan semua karakter ini hanya berfokus pada pribadi seorang. Contoh yang bisa dipakai adalah Pakaian Kebaya Pernikahan; bahan, model, asesoris dan kelengkapannya, warna, ukuran selalu disesuaikan dengan minat pribadi seorang yang akan menggunakannya.</p>
<p>2.	KARAKTERISTIK KELOMPOK SOSIAL adalah karakter yang melekat pada lebih dari satu pribadi dan cenderung berkelompok dan masal yang memiliki daya tarik dan cukup berperan sangat besar dalam menciptakan selera produk yang ditawarkan. Karakteristik ini sangat membantu dalam menentukan tema produk yang akan dibuat dan ditawarkan kepada mereka karena tidak perlu memeperhatikan hal-hal kecil yang sifatnya selera personal. Contoh dari karakter ini adalah pakaian batik yang dapat dipakai untuk acara resepsi. Pakaian batik ini bisa dibuat dengan berbagi jenis bahan yang bebeda, ukuran yang berbeda, bentuk yang berbeda (pria: lengan panjang/pendek dan wanita model yang lagi trend), dan dapat dijual dengan harga yang berbeda berdasarkan kualitasa bahan dan banyaknya bahan yang dipakai.</p>
<p>POLA PELUANG<br />
Yang dimaksud dengan pola peluang adalah bentuk dan warna yang ada dimasyarakat dan memberikan kesempatan untuk memperoleh kesempatan berbisnis. Pola yang akan saya sampaikan dan sangat berpeluang saat ini ada dua yaitu,</p>
<p>1.	KEBUTUHAN EKONOMI, pada sektor ekonomi sangat menarik sekali untuk membangun bisnis. Salah satu contoh sektor ini adalah keuangan yang meliputi: konsultan manajeman, konsultan pajak, konsultan akuntansi, konsultan software yang berhubungan dengan akuntansi-keuangan-pajak.</p>
<p>2.	KEMAJUAN TEKNOLOGI, kemajuan teknologi yang tidak pernah berhenti adalah sasaran yang paling menarik untuk mengembangkan bisnis. Peluang dalam bisnis ini adalah komputer, software, mesin, perindustrian dan perakitan, otomotif, pendidikan, dll.</p>
<p>PERILAKU WIRAUSAHA<br />
Perilaku wirasuaha adalah langkah-langkah calon pebisnis menentukan arah ke depan yang tertata dan terstruktur dengan baik. Langkah-langkah tersebut dapat dilihat di bawah ini,<br />
1.	Mendirikan Usaha, orang yang punya minat dan ide untuk mebuat bisnis alangkah bainya dia segera untuk mendirikan bisnis tersebut di tempatnya. Sehingga ide dan keinginan tidak hanya tinggal di pikiran dan angan-angan saja. Dengan mendirikan usaha baik sedniri maupun bersama maka niat berbisnis tersebut sudah terawali.</p>
<p>2.	Mengelola Usaha, setelah bisnis sudah berdiri maka usaha tersebut harus dikelola dengan profesional. Pengelolaan secara profesional menyangkut keuangan: utang-piutang, kepemilikan modal, konsep pemasaran, cara memproduksi yang efektif, tempat beroperasi, dll</p>
<p>3.	Mengembangkan Usaha, bisnis yang sudah dapat dikelola dengan baik alangkah menariknya jika dikembangkan lebih maksimal. Pengembangan tersebut bisa dalam bentuk produk, lini pemasaran, organisasi perusahaan, kemampuan beroperasi yang semakin meningkat, modal, dll</p>
<p>4.	Melembagakan Usaha, semakin berkembang dan maju bisnis yang dimliki alangkah baiknya bila segera dilembagakan dalam bentuk PT, CV, atau UD sehingga dapat membantu dalam peningkatan omset, permodalan dengan pihak kedua (investor dan bank), keamanan produk dari duplikasi dan jiplakan oleh pengusaha lain, dll</p>
<p>D. HASIL USAHA<br />
Ketika seseorang menjalankan bisnis dan dapat berkempang maka manfaat yang telah dicita-citakan dapat dilihat di bawah ini,<br />
1.	PENGUSAHA : Laba, Tender<br />
2.	PERUSAHAAN: Tepat Guna, Hemat, Unggul, Bermutu, Pembaharuan Organisasi</p>
<p>Kepustakaan : <a href="http://romisatriawahono.net">http://romisatriawahono.net</a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/11674765/KERANGKABERPIKIRTENTANGKEWIRAUSAHAAN.rtf.html"><br />
</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/11674765/KERANGKABERPIKIRTENTANGKEWIRAUSAHAAN.rtf.html">DOWNLOAD DI SINI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/664/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/664/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/664/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=664&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/15/kerangka-berpikir-tentang-kewirausahaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FORMAT PROPOSAL PENDIRIAN USAHA</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/08/format-proposal-pendirian-usaha/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/08/format-proposal-pendirian-usaha/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 05:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[ANALISIS BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[ANALISIS SWOT]]></category>
		<category><![CDATA[PROPOSAL BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[PROPOSAL PENDIRIAN USAHA]]></category>
		<category><![CDATA[STUDI KELAYAKAN BISNIS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[Saya berikan sebuah contoh Proposal Pendirian Usaha yang nantinya akan banyak membantu dalam membuat usaha. Proposal ini hanya sebuah rangkuman sederhana yang saya ambil dari beberapa contoh proposal yang telah saya baca. Selamat membaca. Salam Sukses bagi para Wirausaha. JUDUL PROPOSAL PENDIRIAN USAHA A. PENDAHULUAN 1. Latar belakang pendirian usaha 2. Visi perusahaan 3. Misi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=660&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya berikan sebuah contoh Proposal Pendirian Usaha yang nantinya akan banyak membantu dalam membuat usaha. Proposal ini hanya sebuah rangkuman sederhana yang saya ambil dari beberapa contoh proposal yang telah saya baca. Selamat membaca. Salam Sukses bagi para Wirausaha.</p>
<p><span id="more-660"></span></p>
<p>JUDUL PROPOSAL PENDIRIAN USAHA</p>
<p>A. PENDAHULUAN<br />
1. Latar belakang pendirian usaha<br />
2. Visi perusahaan<br />
3. Misi perusahaan<br />
4. Nilai dasar yang digunakan untuk falsafah perusahaan</p>
<p>B. TUJUAN PENDIRIAN PERUSAHAAN<br />
1.Tujuan didirikannya usaha untuk pribadi<br />
2. Tujuan didirikannya usaha untuk masyarakat</p>
<p>C. SUSUN ORGANISASI PERUSAHAAN<br />
1. Struktur organisasi penanggung jawab perusahaan<br />
2. Job description masing-masing jabatan<br />
3. Gambar struktur organisasi</p>
<p>D. IDENTITAS PERUSAHAAN<br />
1. Nama perusahaan<br />
2. Alamat perusahaan : kantor, web, email<br />
3. Telepon dan fax perusahaan<br />
4. Bank dan rekening yang dapat digunakan untuk transaksi<br />
5. Lambang yang digunakan<br />
6. Merek yang dipakai</p>
<p>E. TENAGA KERJA<br />
1. Nama karyawan<br />
2. Jumlah karyawan<br />
3. Jam kerja<br />
4. Job description</p>
<p>F. PRODUK YANG DIBUAT<br />
1. Menjelaskan secara detail produk yang dibuat<br />
2. Keunggulan dari produk yang dibuat<br />
3. Keuntungan dan manfaat ketika menggunakan produk tersebut<br />
4. Proses pembuatan produk tersebut</p>
<p>G. SARANA PRASARANA<br />
1. Aspek bangunan<br />
2. Aspek peralatan kantor<br />
3. Aspek peralatan produksi<br />
4. Aspek bahan baku dan kemasan<br />
5. Layout bangunan dan tataletak ruang</p>
<p>H. PETA PEMASARAN<br />
1. Strategi pemasaran<br />
2. Rencana pendistribusian disertai data-data yang mendukung dan lengkap<br />
3. Rencana pemasaran yang akan dilakukan<br />
4. Market share dan peluang yang dimiliki</p>
<p>I. STUDI KELAYAKAN DAN ANALISIS BISNIS<br />
Sebuah usaha sebelum di jalankan lebih baik dilakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Membadingkan usaha yang akan dibuat dengan perusahaan yang telah berjalan contohnya : sumber bahan baku, proses produksi, cara pemasaran, mengembangan organisasi, peningkatan sumber daya manusia, peluang bisnis yang akan diperoleh, kekuatan pasar, daya serap konsumen, lokasi pendirian usaha dan area pemasaran.</p>
<p>Analisis yang paling mudah dipakai dan dipahami adalah dengan menggunakan Analisis SWOT. Analisis ini menguraikan tentang Kekuatan, Kelemahan, Kesempatan, dan Tantangan perusahaan. Semakin detail menguraikan butir-butir dalam analisis ini sangat membantu keberhasilan usaha.</p>
<p>J. KESIMPULAN<br />
Beberapa kesimpulan dari analisis tersebut sehingga perusahaan layak untuk didirikan.<br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/11580141/FORMATPROPOSALPENDIRIANUSAHA.doc.html"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/11580141/FORMATPROPOSALPENDIRIANUSAHA.doc.html">DOWNLOAD DI SINI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/660/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=660&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/08/format-proposal-pendirian-usaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapa Yang Lebih Pintar ?</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/07/siapa-yang-lebih-pintar/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/07/siapa-yang-lebih-pintar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 03:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[ANDEKDOT]]></category>
		<category><![CDATA[ANEKDOT]]></category>
		<category><![CDATA[CERITA HUMOR]]></category>
		<category><![CDATA[CERITA LUCU]]></category>
		<category><![CDATA[TAMAN KANAK-KANAK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=654</guid>
		<description><![CDATA[Seorang ayah sedang mendampingi belajar anaknya yang baru sekolah di Taman Kanak-Kanak. Pada saat itu sang anak sedang belajar mengambar binatang. Ayah : “ Lho……… kok kuda kakinya ada dua? Harusnya empat dong.!.!.! “ Anak : “ Ayah, kaki kuda ada dua. Tidak empat.!.!.! “ Ayah : “ Empat, sayangku. Allah menciptakan kuda dengan kaki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=654&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang ayah sedang mendampingi belajar anaknya yang baru sekolah di Taman Kanak-Kanak. Pada saat itu sang anak sedang belajar mengambar binatang.</p>
<p><span id="more-654"></span>Ayah : “ Lho……… kok kuda kakinya ada dua? Harusnya empat dong.!.!.! “</p>
<p>Anak : “ Ayah, kaki kuda ada dua. Tidak empat.!.!.! “</p>
<p>Ayah : “ Empat, sayangku. Allah menciptakan kuda dengan kaki empat. Dari mana kamu tahu kalau kuda kakinya dua ? ”</p>
<p>Anak : ” Sini aku bertahu. Kalau kuda berdiri, kita lihat dari samping kakinya ada dua yaitu depan dan belakang. Trus kalau kita lihat dari depan kakinya juga ada dua yaitu kanan dan kiri. Betulkan&#8230;..kalau kakinya ada dua. ”</p>
<p>Ayah : ” MAHHH&#8230;&#8230;. siapa yang mengajari anak kita seperti ini ? ”</p>
<p>Dibuat oleh : Teddy Wirawan Trunodipo</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/11561020/HUMOR-SiapaYangPintar.rtf.html">DOWNLOAD DI SINI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/654/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=654&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/07/siapa-yang-lebih-pintar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Mengetahui Ada Harimau Jawa</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/04/cara-mengetahui-ada-harimau/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/04/cara-mengetahui-ada-harimau/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 07:04:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[ANDEKDOT]]></category>
		<category><![CDATA[ANEKDOT BINATANG]]></category>
		<category><![CDATA[CERITA BINATANG]]></category>
		<category><![CDATA[CERITA HUMOR]]></category>
		<category><![CDATA[CERITA LUCU]]></category>
		<category><![CDATA[CIRI HARIMAU JAWA]]></category>
		<category><![CDATA[HARIMAU JAWA]]></category>
		<category><![CDATA[SENSUS HARIMAU JAWA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=648</guid>
		<description><![CDATA[Departemen Konservasi Sumber Daya Alam Pemerintah Indonesia mengadakan sensus Harimau Jawa di Gunung Lawu Jawa Tengah. Instruktor memberi pengarahan kepada sekelompok sukarelawan yang mau terlibat dalam kegiatan sensus. “ yang Pertama : Setiap Sukarelawan diwajibkan membawa peluit. Kegunaan peluit ini adalah sebagai alat informasi apabila ada hal-hal yang membahayakan dari keadaaan tersesat, kelaparan, serangan binatang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=648&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Departemen Konservasi Sumber Daya Alam Pemerintah Indonesia mengadakan sensus Harimau Jawa di Gunung Lawu Jawa Tengah. Instruktor memberi pengarahan kepada sekelompok sukarelawan yang mau terlibat dalam kegiatan sensus.</p>
<p><span id="more-648"></span>“ yang Pertama : Setiap Sukarelawan diwajibkan membawa peluit. Kegunaan peluit ini adalah sebagai alat informasi apabila ada hal-hal yang membahayakan dari keadaaan tersesat, kelaparan, serangan binatang buas, kecelakaan di jurang, dll “</p>
<p>“ Yang Kedua : apabila menjumpai Harimau Jawa diusahakan untuk memfoto dengan baik sebagai bukti nyata keberadaan satwa tersebut “</p>
<p>“ Yang Ketiga : Salah satu cara mengetahui bahwa di daerah terebut ada Harimau Jawa adalah dengan mencermati kotoran binatang yang dijumpai di perjalanan.”</p>
<p>“Ada Pertanyaan perihal instruksi tersebut? “</p>
<p>Tidak lama setelah Instruktor tersebut bicara ada salah satu personal sukarelawan yang mengajukan pertanyaan, “ Bagimana cara saya mengetahui bahwa kotoran tersebut adalah kotoran Harimau Jawa atau kotoran binatang yang lain? “</p>
<p>Kemudian Instruktor tersebut menjawab, &#8220;Oh, itu mudah sekali, biasanya kotoran Harimau Jawa terdapat peluit di dalamnya !!!!! &#8221; jelas Instruktor tersebut.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/11515273/HUMOR-CaraMengetahuiAdaHarimau.rtf.html">DOWNLOAD DI SINI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/648/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=648&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/09/04/cara-mengetahui-ada-harimau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>86 PELUANG USAHA  DUNIA IKAN, BURUNG, DAN TANAMAN</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/02/12/86-peluang-usaha-dunia-ikan-burung-dan-tanaman/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/02/12/86-peluang-usaha-dunia-ikan-burung-dan-tanaman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 02:34:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[AGROBISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[BUDIDAYA BURUNG]]></category>
		<category><![CDATA[BUDIDAYA IKAN]]></category>
		<category><![CDATA[BUDIDAYA TANAMAN]]></category>
		<category><![CDATA[BUDIDAYA UNGGAS]]></category>
		<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=641</guid>
		<description><![CDATA[Saya uraikan beberapa peluang bisnis yang dapat dikembangkan dari sektor perikanan, ungas, dan tanaman. Semoga uraian ini dapat membantu Anda untuk membuka usaha. Apabila Anda berminat dengan artikel ini dan ingin memilikinya silahkan klik kata DOWNLOAD yang tercetak tebal pada akhir tulisan artikel ini. Salam sukses berbisnis dari saya Teddy Wirawan Trunodipo. Peluang Usaha Budidaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=641&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Saya uraikan beberapa peluang bisnis yang dapat dikembangkan dari sektor perikanan, ungas, dan tanaman. Semoga uraian ini dapat membantu Anda untuk membuka usaha. Apabila Anda berminat dengan artikel ini dan ingin memilikinya silahkan klik kata DOWNLOAD yang tercetak tebal pada akhir tulisan artikel ini. Salam sukses berbisnis dari saya Teddy Wirawan Trunodipo.</p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-641"></span>Peluang Usaha Budidaya Rusa<br />
Peluang Usaha Budidaya Kura-kura<br />
Peluang Usaha Budidaya Penyu<br />
Peluang Usaha Budidaya Jangkrik<br />
Peluang Usaha Budidaya Tokek<br />
Peluang Usaha Budidaya Buaya<br />
Peluang Usaha Budidaya Ular<br />
Peluang Usaha Budidaya Iguana<br />
Peluang Usaha Budidaya Hamster<br />
Peluang Usaha Budidaya Bunga Krisan<br />
Peluang Usaha Budidaya Jamur Lingzi, Merang, Kuping<br />
Peluang Usaha Budidaya Kencur, Jahe, Lengkuas, Kunyit<br />
Peluang Usaha Budidaya Buah Tin<br />
Peluang Usaha Budidaya Belimbing Dewi<br />
Peluang Usaha Budidaya Kambing Etawa<br />
Peluang Usaha Budidaya Itik Laut<br />
Peluang Usaha Budidaya Kelinci Anggora<br />
Peluang Usaha Budidaya Kelinci Hias Rex<br />
Peluang Usaha Budidaya Kelinci Australi<br />
Peluang Usaha Budidaya Itik – Entok<br />
Peluang Usaha Budidaya Bebek Peking<br />
Peluang Usaha Budidaya Beras Hitam<br />
Peluang Usaha Budidaya Talas Jepang<br />
Peluang Usaha Budidaya Bekisar<br />
Peluang Usaha Budidaya Jintan Hitam<br />
Peluang Usaha Budidaya Jeruk Nambangan<br />
Peluang Usaha Budidaya Kantong Semar<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Komet<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Mas<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Lele<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Patin<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Mas Koi<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Nila Merah<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Mujair<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Cupang<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Black Molly<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Gurami<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Kerapu<br />
Peluang Usaha Budidaya Udang Galah<br />
Peluang Usaha Budidaya Udang Lobster<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Gobby<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Manfish<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Discus<br />
Peluang Usaha Budidaya Ikan Gabus<br />
Peluang Usaha Budidaya Belut<br />
Peluang Usaha Budidaya Sidat<br />
Peluang Usaha Budidaya Merpati Potong<br />
Peluang Usaha Budidaya Merpati Balap<br />
Peluang Usaha Budidaya Merpati Hias<br />
Peluang Usaha Budidaya Merpati Kipas<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Cucak Rowo<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Murai<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Jalak Bali<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Podang<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Jalak Uren<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Kenari<br />
Peluang Usaha Budidaya Love Bird<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Jalak Penyu<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Anis Merah<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Kacer<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Parkit<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Nuri<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Cendrawasih<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Rangkong<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Tekukur<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Puter<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Perkutut<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Poksay<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Hoam Bwie<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Pancawarna<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Kidangan<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Kutilang<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Trucuk<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Pentet<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Prenjak<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Kakatua<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Puyuh<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Sulingan<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Tengek<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Beo<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Walet<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Sriti<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Srigunting<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Hantu<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Elang Jawa<br />
Peluang Usaha Budidaya Burung Elang laut</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/8552804/PeluangUsahaAgrobisnis.rtf.html">DOWNLOAD</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/641/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=641&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2010/02/12/86-peluang-usaha-dunia-ikan-burung-dan-tanaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGIDENTIFIKASI PENTINGNYA WIRAUSAHA YANG BERKOMITMEN TINGGI</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/11/17/mengidentifikasi-pentingnya-wirausaha-yang-berkomitmen-tinggi/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/11/17/mengidentifikasi-pentingnya-wirausaha-yang-berkomitmen-tinggi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 06:18:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[KARAKTERISTIK KERJA]]></category>
		<category><![CDATA[KOMITMEN TINGGI]]></category>
		<category><![CDATA[KUALITAS KERJA]]></category>
		<category><![CDATA[LINGKUNGAN KERJA]]></category>
		<category><![CDATA[LINGKUNGAN PRODUKTIF]]></category>
		<category><![CDATA[PENGHARGAAN KARYAWAN]]></category>
		<category><![CDATA[PERAN KARYAWAN]]></category>
		<category><![CDATA[PERILAKU SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[POTENSI KARYAWAN]]></category>
		<category><![CDATA[SISTEM PENILAIAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=594</guid>
		<description><![CDATA[Anda dapat men DOWNLOAD materi yang ada dan mempublikasikan ulang dengan mencantumkan referensi yang ada. Terimakasih<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=594&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Penyimpangan terhadap komitmen yang telah dibuat kalau diperhatikan ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut adalah ketidakjelasan peran, rendahnya kompetensi, lingkungan kerja, keragaman sistem nilai yang dimiliki karyawan, preferensi yang berbeda, dan kurangnya penghargaan dari institusi kepada karyawan. Ke enam faktor tersebut dapat dipahami pada uraian di bawah ini.<span id="more-594"></span></p>
<ol>
<li> Kejelasan peran  karyawan. Peran dapat diartikan<strong> </strong>sebagai suatu karakter yang harus dimainkan seorang pelaku. Bisa juga diartikan sebagai karakteristik dan perilaku sosial yang diharapkan dari seseorang sesuai posisi dan fungsinya dalam lingkungannya. Realitas mempratekan peran dalam sebuah organisasi bisa berbentuk: pertama, peran yang sudah ditetapkan, yang dimaksud di sini adalah jabatan dan tanggung jawab yang teleh ditetapkan untuk diemban dan dikerjakan dengan baik. kedua<em>,</em> peran baru yang dipilih manajer untuk karyawan tertentu sesuai dengan posisinya, artinya pimpinan memberikan sebuah mandat kepada bawahan untuk mengemban tugas yang baru dan harus diselesaikan dengan baik. Yang perlu dipahami, bila kedua peran tersebut sudah ada mengapa masih saja terjadi penyimpangan kinerja? Penyebabnya adalah bisa jadi manajer sering mengabaikan pentingnya menjelaskan peran baru atau memberikan diskripsi pekerjaan secara jelas kepada kepada karyawan yang dipilih /ditunjuknya. Manajer beranggapan bahwa bahwa karyawan tersebut sudah mengetahui dengan jelas tentang jenis peran atau tanggung jawab yang diembannya, padahal kenyataannya yang terjadi pada karyawan yang diberi tanggung jawab tidak selalu seperti itu. Hal yang sangat penting adalah di setiap unit atau departemen harus memiliki uraian pekerjaan dan uraian peran yang jelas dan dijadikan acuan kerja oleh seluruh karyawan dan manajer. Semakin jelas dan terinternalisasinya uraian peran di kalangan karyawan dan manajer membuat semakin kecil peluang terjadinya penyimpangan kinerja.</li>
<li>Kompetensi Karyawan. Kejelasan peran saja tidak cukup untuk mendongkrak kinerja  karyawan. Ada faktor lain yang memengaruhi kinerja karyawan yakni faktor kompetensi yang dimilikinya. Kompetensi adalah sebuah kemampuan yang ada pada diri seseorang yang telah menguasai akan sebuah keterampilan secara riel maupun batiniah. Kompetensi terbagi dua yaitu kompetensi keras berupa pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki oleh seorang karyawan dari belajar secara formal dan informal. Yang kedua adalah Kompetensi lunak berupa sikap, perilaku, etos kerja, motivasi, prakarsa, kreatifitas, simpati dan empati yang dimiliki oleh karyawan. Jenis kompetensi yang terakhir sering juga disebut sebagai keahlian lunak <em>(soft skills)</em>. Kompetensi dapat juga dikelompokkan menjadi yang terlihat dan tersembunyi. Kompetensi yang terlihat<strong> </strong>seperti pengetahuan yang dicirikan dengan kepemilikan ijasah, sertifikat, piagam, surat pengalaman kerja, dan keahlian yang dicerminkan dengan posisi dan status pekerjaan. Sementara yang tersembunyi berupa nilai-nilai agama, sosial, budaya yang tertanam sebagai prinsip dalam hidup. Contohnya adalah kemampuan karyawan dalam membuat keseimbangan antara kepentingan pekerjaan dan keluarga; konsep diri atau kepercayaan diri ketika mengerjakan pekerjaan dan mengemban tugas baru; dan kepribadian diri seperti jujur, tenang, termotivasi, dan bijak. Semakin tinggi derajad kompetensi karyawan semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkannya.</li>
<li>Lingkungan Kerja. Kalau kejelasan peran dan kompetensi sudah terpenuhi maka karyawan  akan lebih mampu meningkatkan kinerjanya jika didukung lingkungan kerja yang nyaman. Lingkungan kerja disini dilihat dari lingkungan fisik dan non-fisik. Lingkungan fisik antara lain berupa fasilitas kerja termasuk peralatan kerja, ruangan, kursi dan meja, listrik, pendingin ruangan, kebisingan yang rendah, dan alat pengaman. Sementara lingkungan non-fisik antara lain berupa gaya kepemimpinan manajer yang partisipatif, kenyamanan bekerja, ketenangan dan keamanan berpendapat, kompensasi yang sebanding, mutu yang baik dalam hubungan vertikal dan horisontal antar karyawan dan pimpinan, serta lingkungan sosial. Semakin nyaman lingkungan kerja semakin tinggi kinerja karyawannya.</li>
<li>Sistem Nilai<strong>.</strong> Nilai adalah suatu keyakinan mengenai cara bertingkah laku dan tujuan akhir yang diinginkan individu, dan digunakan sebagai prinsip atau standar dalam hidupnya. Konflik yang terjadi antara manajer dan karyawan karena dipengaruhi oleh perbedaan nilai tentang ukuran kinerja pekerjaan dengan umpan balik yang diterima oleh karyawan. Untuk memahami hal ini maka kita perlu menegaskan dari awal bahwa apakah penilaian atas pekerjaan yang dikerjakan sekarang ini akan dilihat dari proses atau hasil? ataukah gabungan dari keduanya? Mungkin saja sang manajer menginginkan penerapan model kerja yang berorientasi hasil. Alasannya karena hasil akan mencerminkan seberapa jauh kemampuan untuk menghasilkan laba perusahaan. Sementara karyawan berpandangan bahwa keberhasilan kinerja dicerminkan oleh orientasi proses yang ditunjukan oleh penerapan cara-cara pekerjaan, sistematika bekerja, koordinasi, dan kontrol kerja dari manajer. Bagi seorang manajer yang bijak maka dipilihlah kombinasi keduanya yakni berorientasi proses dan hasil. Dengan cara itu maka “kesepakatan” penggabungan sistem nilai akan mendorong peningkatan kinerja karyawan.</li>
<li>Preferensi. Kalau kejelasan peran, kompetensi, dan kesepakatan sistem nilai sudah ada maka tampaknya tak ada alasan lagi bagi karyawan untuk berkinerja rendah. Benarkah selalu demikian?. Masih ada faktor lain yang memengaruhinya yakni derajad kesukaan atau preferensi terhadap pekerjaan tertentu. Kalau mereka yang tergolong teori Y (suka bekerja, disiplin, dan bertangung jawab), jenis pekerjaan apapun cenderung siap untuk dilaksanakan karyawan. Namun bisa saja ada sebagian kecil karyawan tergolong teori X (tak suka bekerja, malas, dan tak bertanggung jawab), maka proses dan kinerja karyawannya menjadi rendah. Karena itu manajer hendaknya dapat mengidentifikasi derajad preferensi seseorang (karyawan) terhadap pekerjaan yang diberikan kepada karyawan. Tidak jarang preferensi seseorang sangat dipengaruhi bioritmenya. Selain itu sangat penting dilakukan pengarahan kepada semua karyawan bagaimana bekerja kompak mutlak diwujudkan. Hal ini mengingat suatu pekerjaan umumnya dilakukan oleh suatu tim. Satu saja karyawan tidak suka dengan pekerjaan tertentu maka akan dapat mengganggu suasana kerja tim yang akhirnya akan mengganggu kinerja tim.</li>
<li>Penghargaan. Pada dasarnya setiap manusia, sekecil apapun membutuhkan penghargaan  dari orang lain. Misalnya butuh disapa, dikasihi, dicintai, ditolong, dan didoakan. Jadi semacam pengakuan orang lain atas keberadaan diri individu bersangkutan. Dalam bidang pekerjaan, penghargaan yang dibutuhkan karyawan tidak saja selalu berbentuk kompensasi finansial tetapi juga  non-finansial. Kompensasi finansial dapat berupa gaji, upah, insentif, dan bonus. Sementara kompensasi non-finansial bisa berupa jenjang karir, piagam penghargaan prestasi, dan ucapan terimakasih. Mengabaikan penghargaan kepada karyawan sama saja mengabaikan kebutuhan dasar manusia. Padahal penghargaan adalah unsur vital dalam membangun motivasi dan kepuasan bagi karyawan untuk meningkatkan kinerjanya.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengaruhi kinerja karyawan telah banyak diteliti. Namun tidak semua faktor berpengaruh nyata terhadap kinerja. Hal itu sangat berkaitan dengan tipe organisasi apakah berorientasi pada laba atau nir-laba, apakah organisasi tersebut BUMN atau PMA. Kemudian kinerja karyawan sangat berkait pula dengan faktor-faktor kompetensi oranisasi, skala atau ukuran usaha organisasi, karakteristik perusahaan sebagai organisasi pembelajaran, karakteristik karyawan, jenis pekerjaan, budaya organisasi, dan gaya kepemimpinan manajer dalam organisasi. Dengan demikian faktor-faktor yang memengaruhi kinerja karyawan cenderung beragam dan sangat situasional sesuai dengan kondisi perusahaan atau organisasi masing-masing.</p>
<p style="text-align:justify;">Gibson, et. al, (1995) menguraikan pendapat Buchanan bahwa komitmen organisasi melibatkan 3 sikap yaitu,</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Identifikasi      dengan tujuan organisasi</li>
<li>Perasaan      keterlibatan dalam tugas-tugas organisasi</li>
<li>Perasaan      loyalitas terhadap organisasi.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Hasil riset yang telah dia lakukan menunjukkan bahwa dengan tidak adanya komitmen pada diri karyawan akan berakibat menurunnya efektivitas organisasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Muchinsky (2001) berpendapat bahwa komitmen organisasi adalah derajat tingkat dimana seorang karyawan merasakan suatu perasaan, pengertian, serta kesetiaan kepada organisasi. Sejalan dengan hal tersebut Allen dan Meyer (1990) menguraikan 3 komponen penting dalan komitmen yaitu : a) komponen afektif yaitu hal-hal yang mengacu kepada kecenderungan emosional karyawan sebagaimana diidentifikasikan oleh organisasi berdasarkan kejadian-kejadian yang ada dalam organisasi; b) komponen berkelanjutan yaitu hal-hal yang mengacu kepada biaya-biaya yang diperoleh selama hidup dan operasional dalam organisasi; c) komponen normatif yaitu hal-hal yang mengacu kepada kewajiban-kewajiban karyawan terhadap tuntutan organisasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dirangkum oleh Teddy Wirawan Trunodipo dari sumber : Gibson, et. al, (1995), <a href="http://indosdm.com">http://indosdm.com</a>, <a href="http://pusatbahasa.diknas.go.id">http://pusatbahasa.diknas.go.id</a>, <a href="http://psikomedia.com">http://psikomedia.com</a>, <a href="http://rumahbelajarpsikologi.com">http://rumahbelajarpsikologi.com</a>, <a href="http://warnadunia.com">http://warnadunia.com</a>, <a href="http://www.institutmahardika.com">http://www.institutmahardika.com</a> sebagai bahan mengajar KEWIRAUSAHAAN</p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/7397799/TRIAJARMengidentifikasiPentingnyaBerkomitmenTinggi.rtf.html"><br />
</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/7397799/TRIAJARMengidentifikasiPentingnyaBerkomitmenTinggi.rtf.html">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/594/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/594/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/594/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/594/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/594/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/594/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/594/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/594/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/594/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/594/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/594/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/594/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/594/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/594/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=594&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/11/17/mengidentifikasi-pentingnya-wirausaha-yang-berkomitmen-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEDULI TERHADAP MUTU KERJA</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/11/03/peduli-terhadap-mutu-kerja/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/11/03/peduli-terhadap-mutu-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 03:37:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[KEPEMIMPINAN]]></category>
		<category><![CDATA[KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[KOMITMEN]]></category>
		<category><![CDATA[MAJU]]></category>
		<category><![CDATA[MENGEMBANGKAN]]></category>
		<category><![CDATA[MUTU]]></category>
		<category><![CDATA[PEDULI]]></category>
		<category><![CDATA[PELUANG BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[SIKAP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=582</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mengembangkan bisnis menjadi semakin maju maka seorang wirausaha harus memiliki sikap peduli terhadap mutu kerja. Mari kita dipahami bahwa ada tiga tipe kepemimpinan yang bersikap mempengaruhi menyimpangnya mutu kerja akibat sikap toleransi yang dimiliki. Sikap-sikap tersebut adalah, YANG PERTAMA, Pimpinan yang  sangat mudah memberikan toleransi terhadap mutu kerja yang dihasilkan oleh karyawan di perusahaannya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=582&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengembangkan bisnis menjadi semakin maju maka seorang wirausaha harus memiliki sikap peduli terhadap mutu kerja. Mari kita dipahami bahwa ada tiga tipe kepemimpinan yang bersikap mempengaruhi menyimpangnya mutu kerja akibat sikap toleransi yang dimiliki. Sikap-sikap tersebut adalah,</p>
<p><span id="more-582"></span>YANG PERTAMA, Pimpinan yang  sangat <strong>mudah memberikan toleransi</strong> terhadap mutu kerja yang dihasilkan oleh karyawan di perusahaannya. Hal ini sangat merusak komitmen terhadap mutu yang telah disepakati dan dijalan di perusahaan. Akibat dari tindakan toleransi ini yang dilakukan terus menerus oleh pimpinan maupun para pekerja dalam perusahaan adalah akan terjadi pergeseran cara pandang terhadap mutu, kinerja, dan budaya kerja dalam perusahaan tersebut.</p>
<p>Melihat hal tersebut sikap yang harus diperbuat adalah dengan melakukan kebijakan tidak ada tawar menawar tentang toleransi mutu kerja. Tindakan ini sangat beralasan karena sekali saja memberikan sikap toleransi maka di situ awal dari penyimpangan standar mutu yang telah dibuat. Contoh sikap yang harus dilakukan adalah ketika kondisi fisik dan mental semua karyawan dalam keadaan baik, fasilitas kerja sudah cukup memadai, manajemen kompensasi sangat layak, dan pelatihan kerja kerap diadakan untuk mendukung kinerja karyawan. Bila dalam kinerja karyawan terjadi mutu kerja yang rendah dan berulang-ulang maka karyawan bersangkutan siap menerima sanksi dari perusahaan berupa demosi, mutasi atau bahkan dikeluarkan.</p>
<p>Untuk fenomena penyimpangan mutu kerja karena sikap mudahnya memberikan toleransi adalah penegasan kepada setiap pimpinan untuk lebih perhatian yang besar pada standar mutu dan konsisten pada unsur kendali mutu SDM karyawan. Bentuk perhatian tersebut adalah model penghargaan yang sepadan, pendekatan partisipatif, menegaskan budaya kerja perusahaan melaui nilai dasar, peraturan, standar mutu, dan sanksi sebaiknya diterapkan agar karyawan termotivasi untuk meningkatkan mutu kerjanya.</p>
<p>YANG KEDUA, Pimpinan yang <strong>memiliki standar mutu rendah</strong>. Sikap ini dilakukan oleh pimpinan yang memberikan toleransi terhadap karyawan bermutu rendah karena alasan yang tidak mau direpotkan atau ingin cepat selesai. Pimpinan tersebut akan merasa terganggu oleh ulah karyawan yang bermutu kerja rendah kalau syarat-syarat pemenuhan mutu kerja yang sesuai dengan standar perusahaan harus terpenuhi. Jadi pimpinan berpendapat mengapa karyawan yang harus disalahkan bahkan diberi sanksi manakala jumlah dan unsur-unsur pendukung mutu tidak cukup.</p>
<p>Untuk fenomena  di atas maka bentuk perbaikan mutu kerja karyawan relatif lebih mudah. Ada asumsi bahwa mutu SDM karyawan sudah bagus maka perusahaan tinggal menyediakan fasilitas kerja yang standar, melengkapi unsur pendukung mutu yang belum ada, manajemen kompensasi yang kompetitif, dan pengembangan SDM sejalan dengan perbaikan teknologi dan fasilitas kerja.</p>
<p>YANG KETIGA, Pimpinan yang sepertinya <strong>tidak peduli</strong> tentang faktor-faktor standar mutu yang mempengaruhi kinerja karyawan. Pemimpin seperti ini adalah pemimpin yang sudah tahu standar mutu dan kinerja di perusahaan yang dia kelola tetapi tidak peduli terhadap keberhasilan dari standar mutu dan kinerja yang harus dihasilkan. Hal ini terjadi karena ketidakpuasan pimpinan terhadap kebijakan mutu yang telah disepakati atau ketidakpuasan terhadap pimpinan mereka.</p>
<p>Menanggapi fenomena di atas pendekatan yang harus dilakukan adalah mengupas sumber masalah satu demi satu yang dipandang relatif lebih kompleks. Mengapa demikian? Karena yang menjadi sasaran utama perbaikan mutu kerja tidak saja karyawan tetapi juga pimpinan yang mengelola perusahaan tersebut. Pemahaman yang harus diberikan adalah pimpinan harus bersikap satria dan wibawa ketika harus menerima kebijakan muu yang telah disepakati dan tegas menjalankan dengan segala resiko yang dihadapi. Selain itu harus luwes terhadap pelaksanaan mutu terhadap kinerja karyawan selama masih dalam batasan standar mutu yang telah dibuat dan proporsional dalam mewujudkan toleransi. Untuk mempermudah dalam kinerja maka perusahaan harus menetapkan standar baku tentang mutu  dan  batas-batas toleransi yang bisa diterima dalam hal mutu kerja karyawan</p>
<p>Dalam rangka menetapkan standar baku tentang mutu  dan  batas-batas toleransi yang bisa diterima dalam hal mutu kerja karyawan oleh perusahaan maka perlu dibentuk komisi mutu. Pembentukan komisi mutu organisasi ini memiliki tugas sebagai berikut,</p>
<ol>
<li>Membantu Pimpinan memikirkan dan merancang hal-hal yang perlu diperbaiki dan merekomendasi standar mutu yang dapat diterapkan dalam mencapai kinerja yang baik bagi perusahaan.</li>
<li>komisi mutu terdiri dari orang-orang yang berpengalaman dalam bidang mutu dan standar kinerja perusahaan, masih memiliki waktu dan kepedulian pada  mutu perusahaan.</li>
<li>Mencari, melengkapi, dan membuat berbagai data, informasi, prodedur, formulir, jadwal pelatihan dan audit yang berkaitan dengan mutu kinerja perusahaan.</li>
<li>Merekomendasikan atas prioritas perbaikan mutu yang harus segera dikerjakan.</li>
<li>Merekomendasikan kepada pimpinan fasilitas-fasilitas yang diperlukan untuk perbaikan mutu dan kinerja perusahaan.</li>
</ol>
<p>Bentuk komitmen dari karyawan bisa diujudkan dengan beberapa hal seperti tercantum di bawah ini,</p>
<ol>
<li>Komitmen dalam mencapai visi,misi, dan tujuan organisasi.</li>
<li>Komitmen dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan prosedur kerja dan standar mutu organisasi.</li>
<li>Komitmen dalam mengembangkan mutu sumberdaya manusia dan mutu produk perusahaan.</li>
<li>Komitmen dalam mengembangkan kebersamaan tim kerja secara efektif dan efisien.</li>
<li>Komitmen untuk berdedikasi pada organisasi secara kritis, skeptis dan rasional.</li>
</ol>
<p>Whitmore (1996) mengemukakan bahwa tanggung jawab dan partisipasi yang menyeluruh dapat dianggap sebagai kadar yang menunjukkan sejauh mana komitmen organisasi dalam diri karyawan secara keseluruhan merupakan bagian penting dalam kehidupannya. Perilaku produktif merupakan konsekuensi dari adanya suatu tanggung jawab dari karyawan untuk mencapai kinerja yang tinggi melalui cara-cara kerja yang efektif dan efisien (Hartijasti, 2002). Hal ini menjadikan karyawan mau mengerahkan tenaga, pikiran, dan potensinya serta berpartisipasi secara penuh untuk mencapai tujuan organisasi (Janssen, et. al, 1998).</p>
<p>Dirangkum oleh Teddy Wirawan Trunodipo dari  <a href="http://indosdm.com/">http://indosdm.com</a> <a href="http://natlovndy-blogtia.blogspot.com/">http://natlovndy-blogtia.blogspot.com</a> <a href="http://www.institutmahardika.com/">http://psikomedia.com http://rumahbelajarpsikologi.com</a> <a href="http://www.institutmahardika.com/">http://warnadunia.com</a> <a href="http://www.institutmahardika.com/">http://www.institutmahardika.com</a> sebagai bahan mengajar KEWIRAUSAHAAN</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/7090657/SikapPeduliTerhadapMutuHasilKerja.rtf.html">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/582/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=582&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/11/03/peduli-terhadap-mutu-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KOMITMEN PADA PERILAKU KERJA PRODUKTIF</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/10/23/komitmen-pada-perilaku-kerja-produktif/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/10/23/komitmen-pada-perilaku-kerja-produktif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 04:36:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[KERJA]]></category>
		<category><![CDATA[KOMITMEN]]></category>
		<category><![CDATA[PERILAKU]]></category>
		<category><![CDATA[PRODUKTIF]]></category>
		<category><![CDATA[WAKTU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=562</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wirausaha harus memiliki kemampuan memahami bisnis dengan baik sehingga mampu membuat komitmen yang lebih baik dari orang lain. Komitmen yang baik terbentuk dari komitmen yang tinggi pada dirinya. Komitmen yang tinggi merupakan wujud dari karakter yang dimiliki oleh pribadi yang mentaati dan memenuhi janji untuk memajukan bisnis sampai berhasil. Makna dari istilah komitmen tinggi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=562&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang wirausaha harus memiliki kemampuan memahami bisnis dengan baik sehingga mampu membuat komitmen yang lebih baik dari orang lain. Komitmen yang baik terbentuk dari komitmen yang tinggi pada dirinya. Komitmen yang tinggi merupakan wujud dari karakter yang dimiliki oleh pribadi yang mentaati dan memenuhi janji untuk memajukan bisnis sampai berhasil. Makna dari istilah komitmen tinggi adalah tekad yang bulat untuk mencurahkan semua perhatiannya pada bisnis usaha yang telah dibuat dan dijalankan.</p>
<p><span id="more-562"></span>Sikap yang mencerminkan dari komitmen yang tinggi terlihat di bawah ini,</p>
<p>A. Menerapkan Perilaku Tepat Waktu</p>
<ol>
<li>Tepat Waktu adalah Organisasi, artinya keseluruhan dari aktifitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan.</li>
<li>Tepat Waktu adalah Kekuasaan, maksudnya adalah waktu yang kita hadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang.</li>
<li>Tepat Waktu adalah Nilai Uang, maksudnya dalah waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang</li>
<li>Tepat Waktu adalah Ukuranya maksudnya adalah menentukan berapa lama harus untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang kita abaikan sehingga dapat menimbulkan kerugian.</li>
</ol>
<p>B. Menerapkan Komitmen Tinggi terhadap Pengendalian Diri</p>
<ol></ol>
<p>Pengendalian diri seorang wirausaha adalah penentu keberhasilan. Perlu dipahami bahwa dalam diri seorang wirausaha selalu ada dua hal yang akan dihadapinya di waktu yang akan datang yaitu kesuksesan dan kegagalan. Perilaku pengendalian diri sangat dibutuhkan dalam mencapai dan mempertahankan kesuksesan maupun menghadapi situasi-situasi sulit di saat mengalami kegagalan. Faktor komitmen tinggi untuk menerapkan pengendalian diri diperlukan agar usaha yang dirintisnya sukses. Berikut ini faktor-faktor yang mendukung terwujudnya pengendalian diri.<strong> </strong></p>
<ol>
<li>Tabah yaitu tetap kuat dalam ahti hati ketika menghadapi cobaan dan kesulitan hidup.</li>
<li>Sabar yaitu ketenangan hati dalam menghadapi segala situasi yang kurang berkenan di dalam hati.</li>
<li> Keuletan yaitu sikap yang ditunjukkan dengan tangguh, kuat dan tidak mudah putus asa dalam  mencari jalan yang lebih baik untuk maju dan mencapai suksesan.</li>
<li> Disiplin sikap kerja yang ditunjukkan dengan ketaatan pada peraturan dan prosedur yang telah dibuat sehingga tidak terjadi penyimpangan. Disiplin juga memiliki arti lain yaitu tetap konsisten dengan kemampuan, ilmu yang dimiliki, dan usaha bisnis yang dijalankan.</li>
<li>Kerjasama yaitu sebuah kegiatan atau usaha yg dilakukan oleh beberapa orang untuk mencapai tujuan keberhasilan bersama.</li>
</ol>
<p>C. Menerapkan Perilaku Tepat Janji di dunia kerja</p>
<p>1. Sikap-sikap dalam penerapan perilaku tepat janji di lingkungan kerja diantaranya,</p>
<ul>
<li>Membiasakan sehari-harinya untuk mendayagunakan tepat janji di lingkungan kerja</li>
<li>Membiasakan mendidik diri sendiri diri sendiri dalam belajar dan jangan berbohong</li>
<li>Merenungi kelengahan dan kelemahan yang terdapat dalam pribadi serta cara untuk mengatasinya</li>
<li>Merenungkan keberhasilan dan kegagalannya didalam belajar, berkarya, berkinerja, dan berprestasi.</li>
<li>Sadarilah bahwa budaya menempati janji itu sangat berharga untuk mengisi kehidupan dalam belajar, berkarya, dan berprestasi.</li>
</ul>
<ol></ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>2. Dasar potensi kepribadian diri yang dapat digunakan sebagai pembentuk perilaku tepat janji adalah,</p>
<ul>
<li>Sebuah wawasan tentang pentingnya menepati janji.</li>
<li>Bersikap mental tinggi dalam menepati janji.</li>
<li>Terampil di dalam belajar, berencana, dan berusaha melakukan pekerjaan.</li>
</ul>
<ol></ol>
<p>Dirangkum oleh Teddy Wirawan Trunodipo dari<a href="http://indosdm.com/"> http://indosdm.com, </a><a href="http://www.institutmahardika.com/">http://www.institutmahardika.com, </a><a href="http://pusatbahasa.diknas.go.id/">http://pusatbahasa.diknas.go.id, </a><a href="http://psikomedia.com/">http://psikomedia.com, </a><a href="http://rumahbelajarpsikologi.com/index.php/komitmen-organisasi.html">http://rumahbelajarpsikologi.com, </a><a href="http://warnadunia.com/">http://wangmuba.com, http://warnadunia.com </a> sebagai bahan mengajar KEWIRAUSAHAAN</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/7033106/PenerapanKomitmenPadaPerilakuKerjaProduktif.rtf.html">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/562/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=562&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/10/23/komitmen-pada-perilaku-kerja-produktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DEFINISI DAN FAKTOR PEMBENTUK KOMITMEN</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/10/22/definisi-dan-faktor-pembentuk-komitmen/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/10/22/definisi-dan-faktor-pembentuk-komitmen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 07:47:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[DEFINISI]]></category>
		<category><![CDATA[FAKTOR]]></category>
		<category><![CDATA[KOMITMEN]]></category>
		<category><![CDATA[ORGANISASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=554</guid>
		<description><![CDATA[Komitmen organisasi, menurut Alwi, (2001) adalah sikap karyawan untuk tetap berada dalam organisasi dan terlibat dalam upaya-upaya mencapai misi, nilai-nilai dan tujuan organisasi. Lebih lanjut dijelaskan, bahwa komitmen merupakan suatu bentuk loyalitas yang lebih konkret yang dapat dilihat dari sejauh mana karyawan mencurahkan perhatiasn, gagasan, dan tanggung jawab dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Meyer dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=554&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komitmen organisasi, menurut Alwi, (2001) adalah sikap karyawan untuk tetap berada dalam organisasi dan terlibat dalam upaya-upaya mencapai misi, nilai-nilai dan tujuan organisasi. Lebih lanjut dijelaskan, bahwa komitmen merupakan suatu bentuk loyalitas yang lebih konkret yang dapat dilihat dari sejauh mana karyawan mencurahkan perhatiasn, gagasan, dan tanggung jawab dalam upaya mencapai tujuan organisasi.<br />
<span id="more-554"></span></p>
<p>Meyer dan Allen (1991) merumuskan suatu definisi mengenai komitmen dalam berorganisasi sebagai suatu konstruk psikologis yang merupakan karakteristik hubungan anggota organisasi dengan organisasinya dan memiliki implikasi terhadap keputusan individu untuk melanjutkan keanggotaannya dalam berorganisasi. Berdasarkan definisi tersebut anggota yang memiliki komitmen terhadap organisasinya akan lebih dapat bertahan sebagai bagian dari organisasi dibandingkan anggota yang tidak memiliki komitmen terhadap organisasi.</p>
<p>Penelitian dari Baron dan Greenberg (1990) menyatakan bahwa komitmen memiliki arti penerimaan yang kuat individu terhadap tujuan dan nilai nilai perusahaan, di mana individu akan berusaha dan berkarya serta memiliki hasrat yang kuat untuk tetap bertahan di perusahaan tersebut</p>
<p>Begley &amp; Cjazka, (1993) menggolongkan faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi tersebut dalam 4 kategori, yaitu :</p>
<ol>
<li> Karakteristik individu (usia, tingkat pendidikan, jenis kelamin, status perkawinan)</li>
<li> Karakteristik yang berhubungan dengan pekerjaan</li>
<li> Karakteristik struktural (formalitas, desentralisasi)</li>
<li> Pengalaman dalam kerja</li>
</ol>
<p>Dessler, (1994), berpendapat bahwa komitmen organisasi merupakan kekuatan identifikasi dari keterlibatan individu dengan organisasi. Komitmen yang tinggi dicirikan dengan 3 hal, yaitu :</p>
<ol>
<li> Kepercayaan      dan penerimaan yang kuat terhadap tujuan dan nilai-nilai organisasi</li>
<li> Kemauan yang kuat untuk bekerja demi organisasi</li>
<li> Keinginan yang kuat untuk tetap menjadi anggota organisasi</li>
</ol>
<p>Gibson, et. al, (1995) menguraikan pendapat Buchanan; bahwa komitmen organisasi melibatkan 3 sikap, yaitu:</p>
<ol>
<li> Identifikasi dengan tujuan organisasi</li>
<li> Perasaan keterlibatan dalam tugas-tugas organisasi</li>
<li> Perasaan loyalitas terhadap organisasi</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Dirangkum oleh : Teddy Wirawan Trunodipo sebagai bahan mengajar KEWIRAUSAHAAN</p>
<p>Sumber :<br />
Behavior Organizations, Gibson, et. al, (1995)<br />
<a href="http://indosdm.com/">http://indosdm.com</a><br />
<a href="http://www.institutmahardika.com/">http://www.institutmahardika.com</a><br />
<a href="http://psikomedia.com/">http://psikomedia.com</a><br />
<a href="http://rumahbelajarpsikologi.com/index.php/komitmen-organisasi.html">http://rumahbelajarpsikologi.com</a><br />
<a href="http://wangmuba.com/2009/03/05/pengertian-komitmen-organisasi/">http://wangmuba.com</a><br />
<a href="http://warnadunia.com/">http://warnadunia.com</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/7021242/KOMITMENT.rtf.html">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/554/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/554/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/554/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=554&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/10/22/definisi-dan-faktor-pembentuk-komitmen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>25 PELUANG USAHA JASA PEMBUATAN SOFTWARE</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/10/13/25-peluang-usaha-jasa-pembuatan-software/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/10/13/25-peluang-usaha-jasa-pembuatan-software/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 02:58:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[KINERJA WIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[PELUANG BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[PELUANG BISNIS KOMPUTER]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBUATAN SOFTWARE]]></category>
		<category><![CDATA[PROGRAM KOMPUTER]]></category>
		<category><![CDATA[SOFTWARE PERUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[TEKNOLOGI KOMPUTER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=548</guid>
		<description><![CDATA[Usaha jasa pembuatan software adalah bisnis yang tidak membutuhkan banyak modal keuangan. Modal utama adalah keterampilan komputer dan kecerdasan menterjemahkan sistem kerja yang dikehendaki oleh konsumen. Alat utama yang digunakan adalah komputer didukung oleh software yang saaat ini sedang berkembang. Bahasa pemrograman tidaklah sulit bagi yang lulusan dari jurusan Teknologi Informasi tetapi orang yang bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=548&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Usaha jasa pembuatan software adalah bisnis yang tidak membutuhkan banyak modal keuangan. Modal utama adalah keterampilan komputer dan kecerdasan menterjemahkan sistem kerja yang dikehendaki oleh konsumen. Alat utama yang digunakan adalah komputer didukung oleh software yang saaat ini sedang berkembang. Bahasa pemrograman tidaklah sulit bagi yang lulusan dari jurusan Teknologi Informasi tetapi orang yang bukan lulusan IT dapat mengembangkan dengan menjadi pemasar produk, penerjemah keinginan konsumen, mediator konsumen dan pembuat (broker). <span id="more-548"></span></p>
<p>Kemuan teknologi harus dapat diimbangi karena akan mempermudah dan memperlancar proses bekerja. Tren bekerja secara manual harus mulai ditinggalkan dan sekarang sudah mau masuk dengan tren komputerisasi. Melihat perubahan tersebut maka harsulah berani memamfaatkan peluang ini dengan membuat bisnis yang berbasis komputer. Di bawah ini akan dipaparakan sebanyak 25 peluang usaha dari jasa pembuatan software / perangakat lunak komputer dalam rangka meninggkatkan kinerja perusahaan.</p>
<p>Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pembukuan administrasi<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software akuntansi dan keuangan<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pembelian barang<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software penjualan barang<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pencatatan dan pengendalian persediaan<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software apotek<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software rumah sakit<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software rumah bersalin<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software koperasi simpan pinjam<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software BPR<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software penjualan tiket<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software perpustakaan<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software absensi dan kartu pegawai<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software koreksi soal tes<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pengiriman iklan ke berbagai web<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pencatatan dan penyusutan aset<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pembukuan utang &#8211; piutang<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pembukuan kartu pengobatan karyawan<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pembukuan klaim asuransi<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software parkir<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pencampuran bahan kimia: cat, obat, dll<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software CNC<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pembukuan dan akuntansi<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software pengiriman barang<br />
Peluang Usaha Jasa Pembuatan software penyelamatan data</p>
<p>Bagi Anda yang berminat dalam pembuatan software untuk perusahaan Anda, dapat saya referensikan ke rekanan yang memiliki kompetensi pembuatan software seperti di atas.</p>
<p>Materi ini dibuat oleh Teddy Wirawan Trunodipo dalam rangka memberi referensi peluang bisnis untuk KEWIRAUSAHAAN</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/6891835/26PeluangUsahaJasaPembuatansoftware.rtf.html">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/548/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/548/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=548&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/10/13/25-peluang-usaha-jasa-pembuatan-software/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CARA KERJA MENGIRIM UANG DI MONEYBROOKERS.COM</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/09/04/cara-kerja-mengirim-uang-di-moneybrookers-com/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/09/04/cara-kerja-mengirim-uang-di-moneybrookers-com/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 01:12:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[CARA KERJA]]></category>
		<category><![CDATA[KERJA]]></category>
		<category><![CDATA[LANGKAH-LANGKAH]]></category>
		<category><![CDATA[MONEYBOOKERS]]></category>
		<category><![CDATA[TRANSFER]]></category>
		<category><![CDATA[UANG]]></category>
		<category><![CDATA[VIDEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[&#60;a href=&#34;http://www.lintasberita.com/kirimmedia/url:http://teddywirawan.wordpress.com/2009/09/04/<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=459&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk pengirim</p>
<p>1. Pergilah ke &#8220;rumah&#8221;, pilih negara pengirim dan penerima, klik &#8220;kirim sekarang&#8221;</p>
<p>2. Silahkan masukkan detail, yang kita membutuhkan untuk alasan peraturan</p>
<p>3. Pilih pilihan dana Anda, tentukan jumlah dan memberikan kami dengan rincian penerima diperlukan</p>
<p>4. Lengkapi transaksi dan uang Anda dalam perjalanan!</p>
<p>Untuk penerima</p>
<p>1. Penerima transfer uang Anda akan menerima email pemberitahuan</p>
<p>2. Para penerima tanda-up dengan Moneybookers atau log on, jika sudah sign up</p>
<p>3. Penerima memilih salah satu rekening bank, kartu VISA atau cek sebagai opsi penarikan</p>
<p>4. Dana tiba 1-3 hari kerja setelah penarikan dimulai</p>
<p><a href="http://64.233.189.132/translate_c?hl=id&amp;sl=en&amp;tl=id&amp;u=http://www.moneybookers.com/creatives/demo/send_money_demo.html&amp;rurl=translate.google.co.id&amp;usg=ALkJrhhCZgq0UPx8RJ1XeJUWuTzDqqLbvA" target="_blank">Melihat video</a></p>
<p>Mentransfer uang ke rekening bank Anda sendiri</p>
<p>1. Sign-up dengan Moneybookers</p>
<p>2. Klik &#8220;upload dana&#8221; dan dana rekening Moneybookers Anda</p>
<p>3. Tambahkan rekening bank, yang Anda ingin mentransfer uang ke, ke account Moneybookers</p>
<p>4. Klik &#8220;mencairkan dana&#8221;, pilih rekening bank ini dan dana Anda akan tiba 1-3 hari kerja kemudian</p>
<p><a href="http://64.233.189.132/translate_c?hl=id&amp;sl=en&amp;tl=id&amp;u=http://www.moneybookers.com/creatives/demo/transfer_money.html&amp;rurl=translate.google.co.id&amp;usg=ALkJrhiiwaBtiR399gqaz8BOJz6t1UYv1Q" target="_blank">Melihat video</a></p>
<p>sumber dari <a href="http://moneybookers.com">MONEYBROOKERS.COM</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/459/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=459&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/09/04/cara-kerja-mengirim-uang-di-moneybrookers-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FAKTOR PENYEBAB KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN BERWIRAUSAHA</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/31/faktor-penyebab-keberhasilan-dan-kegagalan-berwirausaha/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/31/faktor-penyebab-keberhasilan-dan-kegagalan-berwirausaha/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 07:22:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[FAKTOR KEBERHASILAN BERWIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[FAKTOR KEGAGALAN BERWIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[MENUJU KEGAGALAN]]></category>
		<category><![CDATA[MERAIH KEBERHASILAN]]></category>
		<category><![CDATA[POTENSI BERHASIL BERWIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[POTENSI GAGAL BERWIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[WIRAUSAHA BERHASIL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Seseorang ketika mengawali usahanya harus siap dengan dua hal yaitu : berhasil dalam mengembangkan usahanya atau gagal sama sekali dalam usahanya. Penyebab wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya: Kurangnya kehandalan SDM dan tidak kompeten dalam manajerial serta kurangnya pengalaman ketika menjalankan strategi perusahaan. Strategi baik yang dibuat tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya kompetensi dalam manajerial. Menempatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=453&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Seseorang ketika mengawali usahanya harus siap dengan dua hal yaitu : berhasil dalam mengembangkan usahanya atau gagal sama sekali dalam usahanya. <span id="more-453"></span></p>
<p style="text-align:left;">Penyebab wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya:</p>
<ol>
<li>Kurangnya kehandalan SDM dan tidak kompeten dalam manajerial serta kurangnya pengalaman ketika menjalankan strategi perusahaan. Strategi baik yang dibuat tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya kompetensi dalam manajerial. Menempatkan orang-orang yang tidak kompeten di tempat yang sangat strategis akan memperburuk jalannya usaha. Kompetensi dalam manajerial sangat membantu keberhasilan perusahaan karena meletakan orang-orang yang sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat bekerja karyawan akan mempermudah usaha dan strategi perusahaan untuk dilaksanakan.</li>
<li>Kurangnya pemahaman bidang usaha yang diambil karena tidak dapat memvisualisasikan dengan jelas usaha yang akan digeluti. Seorang wirausahawan apabila tidak dapat mendeskripsikan dan memvisualisakan bentuk usaha yang digeluti mengantar pada kehancuran usaha. Pemaham bisnis atau bidang usaha yang diambil secara kontekstual dan riel sangat membantu arah, tujuan, misi, dan visi perusahaan. Kejelasan bidang usaha yang telah ditentukan sangat membantu dan mempermudah mengambil kebijakan manajerial dan strategi yang dibuat.</li>
<li>Kurangnya kehandalan pengelolaan administrasi dan keuangan (modal dan kendali kredit). Pengelolaan adminsitrasi dan keuangan yang apa adanya akan mempersulit majunya perusahaan. Pencatatan adminsitrasi dan keuangan secara sembarang akan semakin memperburuk kondisi usaha karena tidak dapat membaca transaksi dan aktivitas yang telah terjadi. Aktivitas yang telah dilalui seperti pembayaran utang-piutang, jumlah pesanan, jadwal kirim, proses produksi, dll akan tidak dapat terselelsaiak dengan baik. Penangana modal dan kreditdari bank atau swasta apabila tidak dicatat pengeluaran dan alokasi penggunaannya akan semakin memperburuk kondisi keuangan. Alangkah baiknya dalam melakukan aktivitas selalu berpedoman “Segala yang telah dikerjakan harus dicatat dan segala yang tercatat harus dapat dikerjakan dengan baik” sehingga perusahaan yang menggunakan prinsip tersebut dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.</li>
<li>Gagal dalam perencanaan. Kegagalan dalam menerapkan rencana biasanya karena rencana yang telah dibuat berdasarkan pengalaman orang lain atau sebuah idealis yang belum pernah diaplikasikan. Kegagalan ini terjadi karena tidak tahu sama seklai kondisi atau medan usaha yang digelutinya. Faktor-faktor yang mendukung kegagalan dalam melaksanakan atau menerapkan rencana adalah dari dalam diri sendiri.</li>
<li>Tempat usaha dan lokasi yang kurang memadai. Tempat usaha dan lokasi sangat menentukan kelancaran bisnis yang digeluti. Salah memilih, membangun, atau membuka tempat usaha yang harapnnya dapat memperbesar usaha justru kandas karena kesalahan tersebut. Tempat usaha seharusnya diperiksa dulu kelayakannya seperti budaya, karakter, strata sosial, pendapatan, selera, kemanan masyarakat disekitarnya.</li>
<li>Kurangnyam pemahaman dalam pengadaan, pemeliharaan, dan pengawasan bahan baku dan sarana peralatan. Kemampuan dalam pengadaan, pemeliharaan, pengawasan bahan baku dan peralatan yang dimiliki sangatlah penting. Karena apabila tidak memiliki kemapuan dalam bidang ini akan membuat biaya operasioanal semakin tinggi dan kerugian akan terjadi.</li>
<li>Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi perubahan teknologi. Seoranng yang berwirausaha haruis berani melakukan perubahan dalam organisasinya. Salah satu perubahan yang dapat membantunya adalah perubahan teknologi yang sedang berkembang. Ketidakmampuan mengikuti perubahan teknologi tidak membuat organisasi mati begitu saja tetapi pergerakan organisasinya berlahan-lahan lambat dan berangsur-angsur ketinggalan dengan organisasi yang lain yang lebih cepat menanggapi perubahan teknologi.</li>
<li>Hambatan birokrasi. Birokrasi sangat membantu dalam kearsipan dan adminsitrasi organisasi tetapi apabila birokrasi sangat lambat dan menghambat sama sekali maka akan memperlambat laju kinerga organsiasi.</li>
<li>Keuntungan yang tidak mencukupi. Keuntungan yang akan diperoleh dalam berwirausaha adalah dasar motivasi ketika seseorang merencanakan bidang usaha. Akan tetapi keuntungan yang diperolah di luar dari jangkau biaya yang telah dikeluarkan atau perkiraan laba yang diperoleh sebelumnya akan mengakibatkan kelangsungan usaha yang cepat berhenti. Motivasi karena bayangnan keuntungan yang diperoleh sangat tinggi adalah sikap yang kurang objektif apabila belum mengetahui kondisi lingkungan bisnis yang sebenarnya. Hal yanng paling penting sebelum mnemproleh laba yang tinggi adalah cepat kembalinya modal awal yang digunakan sebagai operasional awal.</li>
<li>Tidak adanya produk yang baru. Produk yang telah dibuat dan berhasil memenangi pasar belum tentu akan bertahan lama karena banyak kompetitor yang selalu melakukan inovasi maupun perbaikan produk mereka untuk tampil di pasar. Pengusaha yang tidak pernah menampilkan produk baru yang kreatif maupun inovatif akan mempercepat berhenti usahanya. Hal ini terjadi karena tidak mampu bersaing oleh kompetitor yang telah mengeluarkan produk baru dan mearik perhatian pasar.</li>
</ol>
<p>Potensi yang membuat seseorang <a href="http://teddywirawan.wordpress.com/2012/01/07/potensi-mundurnya-seorang-wirausaha/">mundur dari wirausaha</a>:<br />
1. Pendapatan yang tidak menentu<br />
2. Kerugian akibat hilangnya modal investasi<br />
3. Ketidakmampuan menyesuaikan diri terhadap nilai-nilai usaha di dalam masyarakat<br />
4. Perlu kerja keras dan waktu yang lama<br />
5. Kualitas kehidupan yang tetap rendah meskipun usahanya mantaP</p>
<p>Keuntungan berwirausaha:<br />
1. Otonomi<br />
2. Tantangan awal dan perasaan motif berprestasi<br />
3. Kontrol finansial</p>
<p style="text-align:left;">Kerugian berwirausaha:<br />
1. Pengorbanan personal<br />
2. Beban tanggungjawab<br />
3. Kecilnya margin keuntungan dan kemungkinan gagal</p>
<p style="text-align:left;">Langkah Menuju Keberhasilan<br />
1. Memiliki ide atau visi bisnis yang jelas<br />
2. Kemauan dan keberanian untuk menghadapi resiko baik waktu maupun uang<br />
3. Membuat perencanaan usah, menorganisasikan, dan menjalankannya<br />
4. Mengembangkan hubungan,, baik dengan mitar usaha maupun dengan semua pihak yang terkait dengan kepentingan perusahaan</p>
<p style="text-align:left;">Sumber<br />
<a href="http://ghanoz2480.wordpress.com">http://ghanoz2480.wordpress.com</a><br />
<a href="http://ipan.web.id">http://ipan.web.id</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/6244240/FaktorPenyebabKeberhasilandanKegagalanKewirausahan.rtf.html"><br />
</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/6244240/FaktorPenyebabKeberhasilandanKegagalanKewirausahan.rtf.html"><strong>DOWNLOAD MATERI</strong></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/453/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=453&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/31/faktor-penyebab-keberhasilan-dan-kegagalan-berwirausaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TRANSFER UANG DI SELURUH DUNIA DENGAN MONEYBOOKERS</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/27/transfer-uang-di-seluruh-dunia-dengan-moneybookers/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/27/transfer-uang-di-seluruh-dunia-dengan-moneybookers/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 03:58:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KINERJA]]></category>
		<category><![CDATA[BEKERJA CEPAT]]></category>
		<category><![CDATA[KOMPETITIF]]></category>
		<category><![CDATA[KREDIT]]></category>
		<category><![CDATA[LAYANAN]]></category>
		<category><![CDATA[LEWAT DEBIT]]></category>
		<category><![CDATA[MONEYBOOKERS]]></category>
		<category><![CDATA[PAYPAL]]></category>
		<category><![CDATA[TRANSFER]]></category>
		<category><![CDATA[UANG]]></category>
		<category><![CDATA[VISA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[DOWNLOAD MATERI www.moneybookers.com adalah sistem pembayaran internasional terkemuka dan menawarkan layanan transfer uang. Moneybookers menyediakan alternatif yang sangat kompetitif untuk transfer uang biasa ke bank dengan berfokus pada pendekatan yang nyaman, biaya rendah, dan keamanan yang sangat tinggi. Transfer uang dapat dilakukan dalam mata uang pilihan Anda dan membiarkan penerima memilih mereka dalam mata uang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=440&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/6535681/TransferuangdiseluruhduniadenganMoneybookers.rtf.html">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<p><a href="http://moneybookers.com">www.moneybookers.</a>com adalah sistem pembayaran internasional terkemuka dan menawarkan layanan transfer uang. Moneybookers menyediakan alternatif yang sangat kompetitif untuk transfer uang biasa ke bank dengan berfokus pada pendekatan yang nyaman, biaya rendah, dan keamanan yang sangat tinggi. Transfer uang dapat dilakukan dalam mata uang pilihan Anda dan membiarkan penerima memilih mereka dalam mata uang domestik. Moneybookers menawarkan kepada Anda sebuah konversi mata uang yang sangat rendah (salah satu yang terendah di pasar). Moneybookers juga menawarkan kepara pelanggan e-wallet solusi dalam 12 bahasa yang berbeda sejak tahun 2001.<span id="more-440"></span></p>
<p>Moneybookers berbasis di Inggris dan <a href="http://wisanggeni-konsultan.blogspot.com">menawarkan</a> layanan transfer uang ke lebih dari 180 negara di seluruh dunia. Selain itu memperluas jaringan lokal memungkinkan Anda untuk menggunakan dana lebih dari 60 pilihan, seperti: bank transfer, kartu debit, kartu kredit (Visa, MasterCard, Maestro, American Express &#8230;), Poli, Sofortüberweisung, dan banyak lagi! Anda hanya membutuhkan komputer dan Anda akan dapat mentransfer uang secara online tanpa ada biaya tersembunyi! Uang akan dikirim langsung ke alamat email teman.</p>
<p>Untuk melakukan hal ini Anda harus memiliki kartu kredit untuk mendanai account Anda atau mentransfer uang dari rekening bank / cepat. Sekali Anda telah didanai account Anda dengan kami, jumlah yang diinginkan langsung mengirim secara online. Penerima akan menerima uang yang Anda kirim dia / dia di mata uang lokal dan dapat menarik dana ke salah satu rekening bank lokal, kartu Visa atau mendapatkan cek.</p>
<p>Negara-negara yang ada dalam area operasinalnya adalah Argentina, Australia, Austria, Belgium, Bolivia, Brazil, Canada, Chile, China, Colombia, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, Finland, France, Germany, Greece, Guatemala, Honduras, Hong Kong, Hungary, India, Ireland, Italy, Jamaica, Mexico, Netherlands, New Zealand, Nicaragua, Panama, Paraguay, Peru, Philippines, Poland, Portugal, Slovenia, South Africa, Spain, United Kingdom, Uruguay, and Vietnam. Negara-negara ini termasuk: Argentina, Australia, Austria, Belgia, Bolivia, Brazil, Kanada, Chili, Cina, Kolombia, Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Guatemala, Honduras, Hong Kong, Hungaria, India , Irlandia, Italia, Jamaika, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Filipina, Polandia, Portugal, Slovenia, Afrika Selatan, Spanyol, Inggris, Uruguay, dan Vietnam.</p>
<p>Ada beberapa alasan untuk menggunakan Moneybookers<br />
1)	Mereka terbuka untuk anggota dari semua negara tidak seperti Paypal.<br />
2)	Mereka memiliki biaya lebih sedikit dibandingkan dengan Paypal<br />
3)	dukungan pelanggan mereka adalah besar.<br />
4)	Upload dan Withdraw dana cepat.<br />
5)	Kurang kemungkinan penipuan karena dana siaga yang mereka sediakan.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.moneybooker.com">www.moneybooker.com</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/6535681/TransferuangdiseluruhduniadenganMoneybookers.rtf.html">DOWNLOAD MATERI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/440/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=440&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/27/transfer-uang-di-seluruh-dunia-dengan-moneybookers/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERILAKU KERJA PRESTATIF – Memiliki Kreatifitas Tinggi</title>
		<link>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/14/perilaku-kerja-prestatif-%e2%80%93-memiliki-kreatifitas-tinggi/</link>
		<comments>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/14/perilaku-kerja-prestatif-%e2%80%93-memiliki-kreatifitas-tinggi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 07:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teddy Wirawan Trunodipo</dc:creator>
				<category><![CDATA[KEWIRAUSAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[DEFINISI]]></category>
		<category><![CDATA[KERJA]]></category>
		<category><![CDATA[KEWIRAUSASAHAAN]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF]]></category>
		<category><![CDATA[PELUANG]]></category>
		<category><![CDATA[PERILAKU]]></category>
		<category><![CDATA[PRESTATIF]]></category>
		<category><![CDATA[SUMBER IDE]]></category>
		<category><![CDATA[TINGGI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teddywirawan.wordpress.com/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Teodore Levit, kreativitas adalah kemampuan untuk berfikir yang baru dan berbeda. Menurut Levit, kreativitas adalah berfikir sesuatu yang baru (thinking new thing), oleh karena itu menurutnya kewirausahaan adalah berfikir dan bertindak sesuatu yang baru atau berfikir sesuatu yang lama dengan cara-cara baru.Menurut Zimmerer dalam buku yang ditulis Suryana (2003 : 24) dengan judul buku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=417&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:right;"><a href="http://www.ziddu.com/download/6244607/MATRIAJARPerilakuKerjaPrestatif-KreatifitasTinggi.rtf.html"><strong></strong></a></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/6244607/MATRIAJARPerilakuKerjaPrestatif-KreatifitasTinggi.rtf.html"></a>Menurut Teodore Levit, kreativitas adalah kemampuan untuk berfikir yang baru dan berbeda. Menurut Levit, kreativitas adalah berfikir sesuatu yang baru (thinking new thing), oleh karena itu menurutnya kewirausahaan adalah berfikir dan bertindak sesuatu yang baru atau berfikir sesuatu yang lama dengan cara-cara baru.<span id="more-417"></span>Menurut Zimmerer dalam buku yang ditulis Suryana (2003 : 24) dengan judul buku “Entrepreneurship And The New Venture Formation”, mengungkapkan bahwa ide-ide kreativitas sering muncul ketika wirausaha melihat sesuatu yang lama dan berfikir sesuatu yang baru dan berbeda. Oleh karena itu kreativitas adalah menciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada (generating something from nothing).</p>
<p>Dalam Wikipedia disebutkan bahwa yang dimaksud dengan kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada. Seseorang yang kreatif akan mampu untuk selalu melihat segala sesuatu dengan cara berbeda dan baru, yang biasanya tidak dilihat oleh orang lain.</p>
<p>Dari definisi diatas, kreativitas mengandung pengertian, yaitu:<br />
1.	Kreativitas adalah menciptakan sesuatu yang asalnya tidak ada.<br />
2.	Hasil kerjasama masa kini untuk memperbaiki masa lalu dengan cara baru.<br />
3.	Menggantikan sesuatu dengan sesuatu yang lebih sederhana dan<br />
lebih baik.</p>
<p>Menurut Zimmerer(1996:7), “creativity ideas often arise when entrepreuneurs look at something old and think something new or different”. Ide-ide kreativitas sering muncul ketika wirausaha melihat sesuatu yang lama dan berpikir sesuatu baru dan berbeda. Oleh karena itu kreativitas adalah nenciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada (generating something from nothing).</p>
<p>Rahasia kewirausahaan adalah dalam menciptakan nilai tambah barang dan jasa terletak pada penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan meraih peluang yang dihadapi tiap hari (applying creativity and inovation to solve the problems and to exploit opportunities that people face every day). Berinisiatif ialah mengerjakan sesuatu tanpa menunggu perintah. Kebiasaan berinisiatif akan melahirkan kreativitas (daya cipta) setelah itu melahirkan inovasi.</p>
<p>Menurut Zimmerer ada tujuh langkah proses berpikir kreatif dalam kewirausahaan, yaitu:<br />
Tahap 1: Persiapan (Preparation) meletakan dasar pemikiran, mempelajari latar belakang  masalah, seluk beluk dan problematikanya.<br />
Tahap 2: Penyelidikan (Investigation) melakukan penyelidikan terhadap hal-hal yang akan dikembangkan<br />
Tahap 3: Transformasi (Transpormation) berkaitan dengan proses konversi/perubahan dari data sumber ke data tujuan.<br />
Tahap 4: Penetasan (Incubation) mengeluarkan atau mendapatkan ide, gagasan baru, pemecahan masalah, penyelesaian, cara kerja, jawaban baru dan lain-lain.<br />
Tahap 5: Penerangan (Illumination) memberikan urain yang jelas pada persoalan yang ada sehingga menjadi semakin terang pokok persolan dan pemecahannya<br />
Tahap 6: Pengujian (Verification) melakukan pengjuian kecil maupun besar dengan alat bantu uji statistik, matematik, historis, maupun diskriptif<br />
Tahap 7: Implementasi (Implementation) mengimplementasikan semua yang telah diperoleh agar semakin menunjukkan hasil yang semakin baikdan sempurna.</p>
<p>Untuk menjadi kreatif, seseorang tidak dapat melakukannya begitu saja. Ada proses yang harus dilalui. Proses kreativitas melibatkan adanya ide-ide baru, berguna, dan tidak terduga tetapi dapat diimplementasikan.Tahap yang biasa dilalui dalam suatu kreativitas yaitu :<br />
1.	Menyelidiki (peluang) : proses mengidentifikasi hal-hal apa saja yang ingin dilakukan. Jika jawaban atas suatu pertanyaan telah didapat maka proses kreativitas sudah dimulai.<br />
2.	Menemukan (ide-ide) : proses melihat dan menilai berbagai teknik dan metode yang mungkin dapat membantu dalam menyelesaikan masalah, tanpa menggunakan cara berpikir yang traditional.<br />
3.	Memilih (ide yang paling berpeluang) : proses untuk mengidentifikasi dan memilih ide-ide yang paling mungkin untuk dilaksanakan.<br />
4.	Melaksanakan : bagaimana membuat suatu ide dapat diimplementasikan.</p>
<p>Sumber :<br />
Modul Kewirausahaan SMK ditulis oleh Dr. Suryana, M.Si</p>
<p>http://www.renijudhanto.com</p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/6244607/MATRIAJARPerilakuKerjaPrestatif-KreatifitasTinggi.rtf.html"><br />
</a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.ziddu.com/download/6244607/MATRIAJARPerilakuKerjaPrestatif-KreatifitasTinggi.rtf.html"><strong>DOWNLOAD MATERI</strong></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teddywirawan.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teddywirawan.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teddywirawan.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teddywirawan.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teddywirawan.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teddywirawan.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teddywirawan.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teddywirawan.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teddywirawan.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teddywirawan.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teddywirawan.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teddywirawan.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teddywirawan.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teddywirawan.wordpress.com/417/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teddywirawan.wordpress.com&amp;blog=3762352&amp;post=417&amp;subd=teddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/14/perilaku-kerja-prestatif-%e2%80%93-memiliki-kreatifitas-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5bbc782dc727875025976363870717?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teddy Wirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
