Memang sulit menemukan jalan Allah
Ke mana kita mencari di balik keramaian ini ?
Ke mana kita menggali di tumpukan kehidupan ini ?
Ke mana kita menatap di hamparan keindahan yang nyata ?

Tapi, kamu harus menyadari bahwa jalan Allah ada padamu
Ketika kamu berdiri dan berjalan, di situlah kamu berada dalam jalan Allah
Tidak ada yang berat dan ringan dalam jalan Allah
Yang ada adalah jalan kebahagiaan
Hatimu begitu takut ketika tersesat
Hingga kamu cemas dan akhirnya menangis
Tetapi ketika ada petunjuk jalan keluar
Kamu sangat bahagia
Di situlah letak jalan Allah
Hadir menemanimu untuk menjadi manusia yang mampu berjuang
Ketika kamu sendiri dan kesepian kamu merasa sepi dan terbelenggu dalam kesunyian,
Tersisih dari sebuah keramaian.
Hatimu pedih karena tidak ada orang yang datang menjenguk dan menghampirimu
Teman-temanmu pergi beterbangan mencari kebahagian sendiri-sendiri.
Tetapi ketika malam datang dan desiran angin menghembuskan kecerian malam
Memberikan damai di hatimu.
Belaian angin yang lembut membersihkan taman hatimu dari daun-daun kering yang menutupi kebahagiaanmu.
Kebahagian datang kala angin berhembus dan di situlah kau temukan jalan Allah
Ketika kamu bergelut melawan kensunyian untuk bertemu kebahagiaan.
Ketika kamu marah
Dalam kemarahanmu kamu telah menghancurkan segala bangunan kedamaian hatimu
Dan kini kamu tersengah-engah kelelahan
Setelah kamu sadari dirimu sendiri di atas puing-puing kehancuran
Baru kamu sadari arti kemarahanmu
Penyesalan datang dan kehancuran terasa menyakitkan sekali
Ketika kesabaran terbentuk dan menuntun untuk membangun kembali kehancuran yang ada
Bangunan megah dalam hatimu tercipta lagi dengan corak baru
Walaupun nuansa batin yang lama masih kental menyelimuti.
Kebahagian hadir menyertaimu
Jalan Allah ada padamu ketika engkau menyadari arti kemarahanmu dan kamupun membangun kembali dengan kesabaran
Ketika kamu ditolak,
Sakit sekali rasanya
Bagaikan disayat oleh kulit bamboo yang tipis
Perih sekali dan darah keluar bercucuran
Luka hatimu mengingatkan dirimu akan kenyataan
Namun
Kamu menemukan jalan Allah di situ
Jalan itu ada
saat kamu berusaha keluar dari kemelut luka batinmu
untuk menemukan kebahagiaan
Damai terasa ketika kebahagiaan itu ada
T. Wirawan Trunodipo
Yogyakarta : 07 Agustus 2001