Sebuah tulisan kiriman email dari seorang teman Felicia Desy tanggal 12 Januari 2009 dan dipublikasikan dalam blog oleh T. Wirawan Trunodipo setelah diedit untuk menyesuaikan kultur Indonesia.
Suprapti, seorang ibu muda dengan baju kumal dan kumuh, masuk ke dalam sebuah supermarket. Dengan ucapan yang sangat terbata-bata dan bahasa yang sopan ia memohon agar diperbolehkan mengutang untuk beberapa barang kebutuhan rumah tangga.



