Teddy Wirawan

Just Another Words for Press

MEI KELABU 1998

Ditulis oleh Teddy Wirawan Trunodipo di/pada Juli 2, 2008

Aku tertunduk pilu

Mendengar sorak sorai suara orang

Masih hangat dalam ingatanku,

Ketika mereka menjarah

Ketika mereka membakar ayahku

Ketika pisau menembus perut ibuku

Ketika aku melihat adiku ditelanjangi dan diperkosa

Ketika mataku disulut dengan besi panas yang membutakanku

Masih kudengar rintihan perih adiku ‘ SAKIT ‘

Adilkah ini?

Atau;

takdirkah ini?

Sebagai orang lemah yang selalu

Ditindas

Dirampas haknya

Dikalahkan

Dikesampingkan

Dan yang selalu…………

Penguasa…………………

Beraninya jangan hanya kepada orang lemah !!!!!

Yogyakarta ; 27 Mei 1998

T. Wirawan Trunodipo

3 Tanggapan ke “MEI KELABU 1998”

  1. Laras Budhiyani berkata

    ngeri kalau ingat saat itu
    semuanya kacau

    tapi,
    apakah benar pemerkosaan terjadi saat itu?

  2. ayuningtyas berkata

    salah satunya aku

  3. teddy wirawan berkata

    AKU MENGALAMINYA PERISTIWA ITU
    DAN PERNAH BERELASI DENGAN ORANG
    YANG PERNAH MENGALAMI PEMERKOSAAN ITU

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>